Subhi al-Tufayli, Pendiri Hizbullah yang Kini Ikut Mengecam Kelompok Tersebut

Rabu, 02 Oktober 2024 - 17:30 WIB
loading...
Subhi al-Tufayli, Pendiri...
Subhi al-Tufayli merupakan pendiri Hizbullah. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Subhi al-Tufayli yang merupakan pendiri Hizbullah, kini justru memberi kritik tajam pada kelompok yang dibuatnya tersebut. Kritik yang diberikan ini terkait kebijakan Hizbullah terhadap Suriah.

Subhi al-Tufayli merupakan politikus senior Syiah Lebanon yang mendirikan kelompok Hizbullah pada tahun 1982 dan menjadi Sekretaris Jenderal pertama dari tahun 1989 hingga 1991.

Al-Tufayli adalah seorang Islam Syiah, namun ia sangat vokal mengkritik Iran dan kepemimpinan Hizbullah saat ini.

Perpecahan Tufayli dengan Hezbollah muncul pada tahun 1990-an setelah kematian salah satu pendirinya, Abbas al-Musawi, ketika faksi Hassan Nasrallah yang didukung oleh Iran mulai menjadi dominan.

Perselisihan utama adalah mengenai desakan Tufayli untuk menghindari politik Lebanon dan sebaliknya fokus pada memerangi pemberontakan bersenjata melawan Israel, yang diremehkan oleh faksi Nasrallah.

Setelah konfrontasi kekerasan antara pengikut Tufayli dan anggota Hizbullah, ia diusir dari kelompok yang dibuatnya pada tahun 1998.

Subhi al-Tufayli Mengecam Hizbullah


Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency, al-Tufayli mendesak Arab Saudi untuk mempersenjatai oposisi anti-rezim di Suriah, bukan apa yang ia gambarkan sebagai tentara Lebanon yang dikendalikan Hizbullah.

Al-Tufayli kemudian mengecam dukungan Iran terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. "Dukungan Iran tidak ada hubungannya dengan Islam. Itu hanya terkait dengan tujuan nasionalis dan ekspansionis," ujar dia.

Al-Tufayli juga mengatakan pimpinan Hizbullah di Lebanon awalnya menentang keterlibatan kelompok itu dalam konflik di negara tetangga.

Mantan pemimpin Hizbullah itu juga memperingatkan Hizbullah akan menjadi korban utama dari setiap perubahan rezim di Suriah.

"Keterlibatan Hizbullah dalam perang ini akan memiliki konsekuensi yang luas. Generasi mendatang akan menanggung akibatnya," ungkap dia.

Al-Tufayli menuduh badan-badan negara Lebanon memberikan dukungan kepada Hizbullah. "Saya heran melihat Arab Saudi memberikan dukungan kepada tentara Lebanon," katanya. "Setiap senjata yang masuk akan digunakan untuk kepentingan Hizbullah."

Tidak sampai di situ, mantan pemimpin Hizbullah itu juga mengatakan kawasan Timur Tengah berada di dalam pertempuran sengit di mana pihak-pihak tertentu berusaha keras untuk menciptakan "Timur Tengah baru".

Ia kemudian mendesak semua negara di Timur Tengah untuk bersatu untuk mencegah negara-negara besar ikut campur dalam urusan-urusan di kawasan itu. "Langkah pertama adalah bekerja untuk menciptakan semacam federalisme," katanya.

Baca juga: Iran Tegaskan Serangan Rudalnya ke Israel Legal, Rasional, dan Sah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved