alexametrics

Venezuela Kecam Keputusan 15 Negara Soal Larangan Terbang bagi Maduro

loading...
Venezuela Kecam Keputusan 15 Negara Soal Larangan Terbang bagi Maduro
Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza mengutuk keputusan negara-negara dalam Perjanjian Bantuan Timbal-Balik Antar-Amerika (TIAR) soal larangan terbang bagi Maduro. Foto/Reuters
A+ A-
CARACAS - Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza mengutuk keputusan negara-negara dalam Perjanjian Bantuan Timbal-Balik Antar-Amerika (TIAR) atau Perjanjian Rio soal larangan terbang bagi Nicholas Maduro. Sebanyak 15 negara anggota TIAR sepakat melarang 29 warga Venezuela melakukan perjalanan di wilayah mereka.

Perwakilan dari Argentina, Brasil, Amerika Serikat (AS), Kolombia, Cile dan Peru menandatangani TIAR yang menjanjikan pertahanan bersama anggota Organisasi Negara-negara Amerika (OAS).

"Washington dan negara-negara satelitnya tidak tahu harus berbuat apa lagi," ucap Arreaza dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (4/12/2019).



"Sementara mereka menderita krisis pemerintahan, pemberontakan anti-neo-liberal populer dan kehancuran para-pemerintah imajiner mereka di Venezuela. Mereka membuat daftar yang tidak berguna untuk menyerang negara kita," sambungnya.

Daftar orang yang dilarang di 15 negara TIAR itu termasuk aliansi Maduro seperti Arreaza, Menteri Pertahanan Vladimir Padrino, Wakil Presiden Delcy Rodriguez dan Diosdado Cabello, orang nomor dua di Partai Sosialis.

OAS sendiri sebelumnya pada September menyetujui identifikasi, sanksi dan ekstradisi pada pejabat tinggi pemerintahan Venezuela yang dituduh terkait aktivitas pencucian uang, perdagangan narkoba dan teroris.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak