Mengejutkan, Israel Sukses Habisi Nasrallah karena Bantuan Mata-mata Iran

Senin, 30 September 2024 - 09:41 WIB
loading...
A A A
Pada tahun-tahun berikutnya, Israel mengerahkan banyak sumber daya untuk mengumpulkan informasi tentang kepemimpinan dan strategi Hizbullah.

Unit 8200, badan intelijen sinyal Israel, membangun peralatan siber canggih untuk menyadap ponsel dan komunikasi Hizbullah lainnya dengan lebih baik, menurut laporan New York Times.

Tim-tim baru dibentuk dalam barisan tempur untuk memastikan bahwa informasi berharga dengan cepat diteruskan ke Angkatan Darat dan Angkatan Udara Israel, imbuh laporan tersebut.

Bom Pager dan Pengakuan Nasrallah


Dalam pidato yang disiarkan televisi baru-baru ini, Nasrallah mengatakan Hizbullah mengalami "pukulan yang belum pernah terjadi sebelumnya" setelah Israel meledakkan pager dan radio genggam yang berisi bahan peledak secara massal.

Serangan tersebut menewaskan 37 orang dan melukai hampir 3.000 orang dalam dua hari. Nasrallah kemudian memperingatkan Israel tentang "balasan yang keras dan hukuman yang adil, baik yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan".

Investigasi Lebanon menemukan bahwa pager tersebut telah dipasangi bom, menurut laporan AFP.

Anggota Hizbullah mulai berkomunikasi melalui pager dan walkie-talkie setelah Israel menyadap ponsel. Namun, hal itu tidak melindungi para anggota kelompok tersebut.

Mossad, menurut laporan New York Times, tampaknya telah membuat perusahaan cangkang di Budapest dan membuat pager tersebut di bawah lisensi dari sebuah perusahaan di Taiwan.

Sebelum pager tersebut tiba di Lebanon, operator Israel memasang bahan peledak di dalamnya. Operasi tersebut ditingkatkan untuk memproduksi ribuan pager, yang membutuhkan manufaktur yang canggih, sambung laporan New York Times.

Pemimpin Tertinggi Hizbullah Jadi Target


Masih menurut laporan New York Times, investasi Israel dalam pengumpulan intelijen yang lebih besar pertama kali membuahkan hasil pada tahun 2008 ketika Mossad bekerja sama dengan CIA untuk membunuh agen utama Hizbullah, Imad Mugniyah, di Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved