Pemimpin Hizbullah Tewas, Perang Besar Timur Tengah Kini Tak Terelakkan
Sabtu, 28 September 2024 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Bertentangan dengan keinginan sekutu Amerikanya, Israel telah berperang melawan Hizbullah setelah hampir setahun perang perbatasan yang melelahkan.
Dalam beberapa minggu terakhir Israel telah mengaktifkan rencana perang yang telah dikerjakannya sejak perang terakhir dengan Hizbullah berakhir pada tahun 2006.
Israel telah menimbulkan kerusakan besar pada musuhnya di Lebanon. Membunuh pemimpinnya adalah pukulan terbesar dari semuanya.
"Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana Hizbullah – dan Iran – akan menanggapinya. Mereka mungkin sekarang menyimpulkan bahwa jika mereka tidak membalas dengan keras, mereka akan menghadapi kekalahan strategis," ungkap Jeremy Bowen, jurnalis BBC.
Ketidakpastian dan bahaya di Timur Tengah adalah alasan mengapa AS dan sekutu barat Israel mencoba membujuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menerima gencatan senjata guna menciptakan jeda bagi diplomasi.
Dalam beberapa minggu terakhir Israel telah mengaktifkan rencana perang yang telah dikerjakannya sejak perang terakhir dengan Hizbullah berakhir pada tahun 2006.
Israel telah menimbulkan kerusakan besar pada musuhnya di Lebanon. Membunuh pemimpinnya adalah pukulan terbesar dari semuanya.
"Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana Hizbullah – dan Iran – akan menanggapinya. Mereka mungkin sekarang menyimpulkan bahwa jika mereka tidak membalas dengan keras, mereka akan menghadapi kekalahan strategis," ungkap Jeremy Bowen, jurnalis BBC.
Ketidakpastian dan bahaya di Timur Tengah adalah alasan mengapa AS dan sekutu barat Israel mencoba membujuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menerima gencatan senjata guna menciptakan jeda bagi diplomasi.
(ahm)
Lihat Juga :