Ketakutan Berlebihan dengan Serangan Hizbullah, Banyak Warga Israel Butuh Bantuan Dokter Jiwa
Rabu, 25 September 2024 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Rudal Balistik ke Kantor Mossad di Tel Aviv
Sejak Senin pagi, tentara Israel telah melancarkan serangan "paling keras dan ekstensif" di Lebanon sejak awal konfrontasi dengan Hizbullah sekitar setahun yang lalu, menewaskan 558 orang dan melukai 1.835 orang, termasuk anak-anak dan wanita.
Faksi Lebanon dan Palestina di Lebanon, terutama Hizbullah, telah saling tembak setiap hari dengan tentara Israel di seberang Garis Biru [Gencatan Senjata] sejak 8 Oktober tahun lalu, yang mengakibatkan ratusan orang tewas dan cedera, sebagian besar di pihak Lebanon.
Faksi-faksi tersebut menuntut diakhirinya perang yang telah dilancarkan Israel dengan dukungan AS di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.
Perang Israel telah menewaskan 41.500 warga Palestina, terutama anak-anak dan wanita, dan melukai 96.000 lainnya. Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.
Sejak Senin pagi, tentara Israel telah melancarkan serangan "paling keras dan ekstensif" di Lebanon sejak awal konfrontasi dengan Hizbullah sekitar setahun yang lalu, menewaskan 558 orang dan melukai 1.835 orang, termasuk anak-anak dan wanita.
Faksi Lebanon dan Palestina di Lebanon, terutama Hizbullah, telah saling tembak setiap hari dengan tentara Israel di seberang Garis Biru [Gencatan Senjata] sejak 8 Oktober tahun lalu, yang mengakibatkan ratusan orang tewas dan cedera, sebagian besar di pihak Lebanon.
Faksi-faksi tersebut menuntut diakhirinya perang yang telah dilancarkan Israel dengan dukungan AS di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.
Perang Israel telah menewaskan 41.500 warga Palestina, terutama anak-anak dan wanita, dan melukai 96.000 lainnya. Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.
(ahm)
Lihat Juga :