Serangan Besar Dimulai, Israel Minta Warga Lebanon Mengungsi

Senin, 23 September 2024 - 16:13 WIB
loading...
Serangan Besar Dimulai,...
Israel meminta warga Lebanon untuk mengungsi. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Militer Israel pada Senin (23/9/2024) menyerukan warga Lebanon selatan untuk segera mengevakuasi rumah dan bangunan lain tempat Hizbullah menyimpan senjata dan mengatakan bahwa mereka melakukan "serangan besar-besaran" terhadap kelompok pejuang tersebut.

Itu adalah peringatan pertama dari jenisnya dalam hampir setahun konflik yang terus meningkat dan terjadi setelah baku tembak yang sangat hebat pada hari Minggu. Hizbullah meluncurkan sekitar 150 roket, rudal, dan pesawat tak berawak ke Israel utara sebagai balasan atas serangan yang menewaskan seorang komandan tinggi dan puluhan pejuang.

Melansir AP, tidak ada tanda-tanda eksodus langsung dari desa-desa di Lebanon selatan. Serangan dan serangan balasan yang meningkat telah menimbulkan kekhawatiran akan perang habis-habisan, bahkan saat Israel masih memerangi Hamas Palestina di Gaza dan berusaha memulangkan sejumlah sandera yang ditawan dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.

Hizbullah telah berjanji untuk melanjutkan serangannya sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina dan Hamas, kelompok militan lain yang didukung Iran, sementara Israel mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan ketenangan di perbatasan.

Kantor Berita Nasional milik pemerintah Lebanon mengatakan serangan itu menghantam kawasan hutan di provinsi tengah Byblos, sekitar 130 kilometer (81 mil) di utara perbatasan Israel-Lebanon, untuk pertama kalinya sejak pertukaran dimulai pada bulan Oktober.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan di sana. Israel juga mengebom target-target di wilayah Baalbek dan Hermel di timur laut, tempat seorang penggembala tewas dan dua anggota keluarga terluka, menurut kantor berita tersebut. Dikatakan total 17 orang terluka dalam serangan itu.

Baca Juga: Panglima Militer Zionis Sesumbar Akan Serang Siapa Pun yang Ancam Israel

Seorang pejabat militer Israel mengatakan Israel fokus pada operasi udara dan tidak memiliki rencana segera untuk operasi darat. Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim sesuai dengan peraturan, mengatakan serangan itu ditujukan untuk mengekang kemampuan Hizbullah untuk meluncurkan lebih banyak serangan ke Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved