alexametrics

China Bebaskan Profesor Jepang Saat Tokyo Bersiap Sambut Xi

loading...
China Bebaskan Profesor Jepang Saat Tokyo Bersiap Sambut Xi
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga berbicara di Tokyo, Jepang. Foto/REUTERS/Issei Kato
A+ A-
TOKYO - Akademisi Jepang kembali ke rumah pada Jumat (15/11) setelah dibebaskan oleh China setelah beberapa pekan ditahan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mencairkan situasi menjelang kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Jepang tahun depan.

"Profesor di Universitas Hokkaido itu dalam kondisi sehat," ungkap Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, dilansir Reuters.

Nama profesor berusia 40-an tahun itu tidak disebutkan oleh Suga. Dia ditahan otoritas China karena dicurigai melanggar hukum China. Media Jepang menyatakan dia yakin telah dituduh sebagai mata-mata.



Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Geng Shuang mengonfirmasi bahwa akademisi itu telah dikirim kembali ke negara asalnya. "Dia telah dididik dan dinasehati karena ditemukan membawa dokumen berisi rahasia negara China di kamar hotelnya," papar Geng.

Geng tidak menjelaskan maksud rahasia negara itu.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Toshimitsu Motegi menolak memberikan rincian mengapa pria itu ditahan. Dia menyatakan isu itu sensitif. Meski demikian Motegi menyatakan dia dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta agar pria itu dibebaskan.

"Kami ingin menyambut Presiden Xi sebagai tamu negara pada musim semi mendatang dalam kondisi bagus dan telah menangani isu-isu itu satu per satu," ungkap Motegi.
(sfn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak