Australia Tertarik Kerjasama Pengembangan Vaksin dengan Indonesia
Kamis, 27 Agustus 2020 - 17:18 WIB
loading...
Australia diketahui tertarik untuk melakukan kerjasama pengembangan vaksin dengan Indonesia. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Australia diketahui tertarik untuk melakukan kerjasama pengembangan vaksin dengan Indonesia. Ketertarikan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne saat melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.
Retno menuturkan, dalam pembicaraan dengan Payne setidaknya ada tiga hal yang dibahas, yakni kerjasama kesehatan, rencana pertemuan trilateral Menteri Luar Negeri Indonesia, Australia dan India, dan pertemuan 2+2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.
"Mengenai kerjasama kesehatan, sebagaimana teman-teman ketahui, Australia telah berkomitmen memberikan dukungan ventilators sebanyak 100 unit. Seluruh unit ventilator telah diterima, sementara peralatan pelengkapnya menurut rencana akan tiba bulan September," ucap Retno. ( Baca juga: Menkes Anggarkan Rp3,8 Triliun untuk Uang Muka Vaksin COVID-19 )
"Selain itu, Australia juga ingin memperkuat kerja sama antara lembaga penelitian seperti dengan Eijkman Institute untuk peningkatan kapasitas termasuk di bidang vaksin. Tentunya keinginan ini akan ditindaklanjuti melalui pembicaraan langsung antara CSIRO dengan Eijikman," sambugnya pada Kamis (27/8/2020).
Lalu, terkait pertemuan trilateral Menteri Luar Negeri Indonesia, Australia dan India, Retno mengatakan dia mengusulkan selain isu kawasan/internasional, maka pertemuan trilateral dapat membahas kerjasama penanganan covid dan dampak sosial ekonominya. Terkait waktu pertemuan, ucap Retno, masih akan dibahas kemudian.
"Hal terakhir yang saya bahas dengan Menteri Luar NEgeri Australia adalah rencana pertemuan 2+2, dimana Australia akan menjadi tuan rumah. Kita masih melihat perkembangan covid-19 dan akan menentukan waktu dan tempat pertemuan pada kesempatan pertama," tukasnya. ( Baca juga: Awal 2021, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Vaksinasi COVID-19 Gratis )
Retno menuturkan, dalam pembicaraan dengan Payne setidaknya ada tiga hal yang dibahas, yakni kerjasama kesehatan, rencana pertemuan trilateral Menteri Luar Negeri Indonesia, Australia dan India, dan pertemuan 2+2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.
"Mengenai kerjasama kesehatan, sebagaimana teman-teman ketahui, Australia telah berkomitmen memberikan dukungan ventilators sebanyak 100 unit. Seluruh unit ventilator telah diterima, sementara peralatan pelengkapnya menurut rencana akan tiba bulan September," ucap Retno. ( Baca juga: Menkes Anggarkan Rp3,8 Triliun untuk Uang Muka Vaksin COVID-19 )
"Selain itu, Australia juga ingin memperkuat kerja sama antara lembaga penelitian seperti dengan Eijkman Institute untuk peningkatan kapasitas termasuk di bidang vaksin. Tentunya keinginan ini akan ditindaklanjuti melalui pembicaraan langsung antara CSIRO dengan Eijikman," sambugnya pada Kamis (27/8/2020).
Lalu, terkait pertemuan trilateral Menteri Luar Negeri Indonesia, Australia dan India, Retno mengatakan dia mengusulkan selain isu kawasan/internasional, maka pertemuan trilateral dapat membahas kerjasama penanganan covid dan dampak sosial ekonominya. Terkait waktu pertemuan, ucap Retno, masih akan dibahas kemudian.
"Hal terakhir yang saya bahas dengan Menteri Luar NEgeri Australia adalah rencana pertemuan 2+2, dimana Australia akan menjadi tuan rumah. Kita masih melihat perkembangan covid-19 dan akan menentukan waktu dan tempat pertemuan pada kesempatan pertama," tukasnya. ( Baca juga: Awal 2021, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Vaksinasi COVID-19 Gratis )
(esn)
Lihat Juga :