Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel, Jet Zionis Bombardir Basis Hizbullah
Jum'at, 20 September 2024 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Memperhatikan bahwa beberapa perangkat telah meledak di sekolah, rumah sakit, dan bangunan tempat tinggal, pemimpin Hizbullah mengatakan operasi itu telah melewati “semua batasan dan garis merah.”
“Tidak diragukan lagi bahwa kami menderita pukulan keamanan dan kemanusiaan yang besar, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perlawanan kami,” kata Nasrallah.
“Kami telah terpukul keras, tetapi ini adalah keadaan perang, dan kami memahami bahwa musuh memiliki keunggulan teknologi.”
Di sisi lain, militer rezim Zionis mengumumkan jet-jet tempur Israel telah membombardir basis Hizbullah di Lebanon selatan pada Kamis malam, menyerang ratusan laras peluncur roket yang akan segera digunakan untuk menembak ke wilayah Israel.
Disebutkan bahwa sejak Kamis sore, jet-jet tempur Zionis menyerang sekitar 100 peluncur roket yang terdiri dari sekitar 1.000 barel.
"IDF (Pasukan Pertahanan Israel) akan terus beroperasi untuk melemahkan infrastruktur dan kemampuan organisasi Hizbullah guna mempertahankan Negara Israel," kata IDF, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/9/2024).
Dalam operasi Kamis malam, Israel meluncurkan puluhan bom di Lebanon selatan, kata tiga sumber keamanan Lebanon. Tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa Israel akan terus melakukan aksi militer terhadap Hizbullah.
“Tidak diragukan lagi bahwa kami menderita pukulan keamanan dan kemanusiaan yang besar, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perlawanan kami,” kata Nasrallah.
“Kami telah terpukul keras, tetapi ini adalah keadaan perang, dan kami memahami bahwa musuh memiliki keunggulan teknologi.”
Di sisi lain, militer rezim Zionis mengumumkan jet-jet tempur Israel telah membombardir basis Hizbullah di Lebanon selatan pada Kamis malam, menyerang ratusan laras peluncur roket yang akan segera digunakan untuk menembak ke wilayah Israel.
Disebutkan bahwa sejak Kamis sore, jet-jet tempur Zionis menyerang sekitar 100 peluncur roket yang terdiri dari sekitar 1.000 barel.
"IDF (Pasukan Pertahanan Israel) akan terus beroperasi untuk melemahkan infrastruktur dan kemampuan organisasi Hizbullah guna mempertahankan Negara Israel," kata IDF, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/9/2024).
Dalam operasi Kamis malam, Israel meluncurkan puluhan bom di Lebanon selatan, kata tiga sumber keamanan Lebanon. Tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa Israel akan terus melakukan aksi militer terhadap Hizbullah.
(mas)
Lihat Juga :