Giliran Ribuan Walkie-Talkie Meledak Tewaskan 20 Orang di Lebanon, Israel Umumkan Perang Baru

Kamis, 19 September 2024 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Para milisi Hizbullah yang panik terlihat merobek baterai dari walkie-talkie mereka dan melemparkannya ke tumpukan di tanah saat ambulans bergegas ke tempat kejadian.

Dalam beberapa rekaman, nama merek Icom, yang dimiliki oleh perusahaan Jepang, terlihat pada perangkat yang hancur.

Icom mengatakan kepada AP bahwa mereka dapat menjamin walkie-talkie yang dimaksud bukanlah produk mereka.

Dikatakan bahwa model yang dimaksud telah dihentikan produksinya sejak lama, dan radio genggam di Lebanon kemungkinan besar adalah tiruan.

Iran, yang mendukung Hizbullah, telah mengancam akan membalas dendam terhadap Israel.

“Tidak diragukan lagi, rezim Israel memikul tanggung jawab penuh atas kejahatan mengerikan tersebut,” kata duta besar Iran untuk PBB, Amir Iravani.

“Republik Islam Iran akan segera menindaklanjuti serangan terhadap duta besarnya di Lebanon, dan berhak berdasarkan hukum internasional untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menanggapi kejahatan dan pelanggaran keji tersebut.”

Duta Besar Iran untuk Lebanon Mojtaba Amani termasuk di antara mereka yang terluka akibat ledakan pager.

Amerika Serikat bereaksi terhadap gelombang ledakan baru tersebut dengan memperingatkan semua pihak agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.

"Kami tetap tidak ingin melihat eskalasi dalam bentuk apa pun. Kami tidak percaya bahwa cara untuk menyelesaikan krisis ini adalah dengan operasi militer tambahan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved