alexametrics

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk

loading...
10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk
Lembaga Freedom House melakukan survei untuk menilai hak politik dan kebebasan sipil sebuah negara. Sepuluh negara masuk dalam daftar teratas. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A+ A-
NEGARA mana di dunia ini yang memiliki kebebasan (sipil dan politik) terbanyak? Apakah negara ‘biang’ demokrasi seperti Amerika Serikat (AS) otomatis memiliki kebebasan paling baik?

Untuk menjawab pertanyaan itu, lembaga Freedom House melakukan survei untuk menilai hak politik dan kebebasan sipil sebuah negara. Berikut daftar 10 negara dengan kebebasan terbanyak di dunia tahun 2018.

1. Finlandia
10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk
Skor kebebasan: 100Finlandia memperoleh skor sempurna 100 dalam laporan Freedom House 2017. Mungkin tidak secara kebetulan, 10 negara teratas Freedom House pada 2018 juga cocok dengan daftar 10 negara paling bahagia Forbes di 2018 dimana Finlandia juaranya.
2. Norwegia



10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebebasan: 100
Norwegia juga menerima skor 100 dalam laporan Freedom House 2017.

3. Swedia

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan:100
Swedia menerima skor 100 dalam laporan Freedom House 2017.

4. Kanada

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 99Kanada juga menerima skor 99 dalam laporan Freedom House 2017. Negara ini kehilangan satu poin kebebasan sipil untuk supremasi hukum, mengutip undang-undang pencemaran nama baik yang ketat dan tingginya tingkat diskriminasi gender dan ras di antara perempuan adat.

5. Belanda

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 99
Belanda menerima skor 99 dalam laporan Freedom House 2017. Kehilangan satu poin kebebasan sipil di bawah kategori aturan hukum.

6. Australia

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 98
Australia juga menerima skor 98 dalam laporan Freedom House 2017. Kehilangan dua poin kebebasan sipil berdasarkan kategori hukum dan hak-hak individu.

7. Luxemburg

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 98
Luksemburg juga menerima skor 98 dalam laporan Freedom House 2017.

8. Selandia Baru

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 98
Selandia Baru juga memperoleh skor 98 dalam laporan Freedom House 2017. Kehilangan dua poin dalam hal kebebasan sipil berdasarkan kategori hukum dan hak-hak individu.

9. Uruguay

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 98
Uruguay mengantongi skor 98 dalam laporan Freedom House 2017. Kehilangan dua poin kebebasan sipil di bawah aturan hukum dan kategori hak individu.

10. Denmark

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 97
Denmark juga memperoleh skor 97 dalam laporan Freedom House 2017, kehilangan tiga poin kebebasan sipil di bawah kategori hukum dan hak-hak individu.

58. Amerika Serikat (AS)

10 Negara dengan Kebebasan Terbanyak di Dunia, AS Tak Termasuk


Skor kebebasan: 86
Ironisnya meski diklaim sebagai negara paling demokratis di dunia, AS justru tercecer di urutan ke 58 dengan skor 89 dalam laporan Freedom House 2017. “Peringkat hak-hak politik Amerika Serikat menurun dari 1 menjadi 2 karena meningkatnya bukti campur tangan Rusia dalam pemilihan umum 2016, pelanggaran standar etika dasar oleh pemerintahan baru, dan pengurangan dalam pemerintahan transparansi. "demikian bunyi pernyataan Freedom House ketika disinggung melorotnya posisi AS.

Sumber: www.businessinsider.com
*Freedom House adalah organisasi pengawas independen yang merilis laporan tahunan tentang kebebasan di seluruh dunia.
*Hak politik suatu negara pada skala 0-40 dan kebebasan sipil pada skala 0-60.
(poe)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak