5 Negara yang Dulu Tidak Mengakui Palestina tapi Sekarang Mengakui, dari Irlandia hingga Jamaika

Selasa, 17 September 2024 - 16:01 WIB
loading...
5 Negara yang Dulu Tidak...
Alia Amanpour Trapp (kanan) berbicara kepada khalayak selama demonstrasi dan pawai pro-Palestina di kampus Temple University di Philadelphia, 29 Agustus 2024. Foto/AP/Chris Szagola
A A A
JALUR GAZA - Palestina belum lama ini mendapatkan dukungan dari sejumlah negara yang dulu menentang kemerdekaan mereka. Mereka semua mendukung negara tersebut pada awal tahun 2024 ini.

Negara-negara ini memilih mendukung Palestina setelah melihat kekejaman Israel di Gaza sepanjang awal tahun 2024. Mereka menganggap jika Negeri Zionis tersebut telah melakukan genosida.

Sehingga menurut kelima negara pendukung Palestina yang baru ini menganggap jika negara di Timur Tengah itu pantas untuk merdeka karena telah melalui penderitaan yang luar biasa.

5 Negara yang Dulu Tidak Mengakui Palestina tapi Sekarang Mengakui

1. Irlandia


Irlandia menjadi salah satu negara baru yang menyatakan dukungannya untuk Palestina pada Mei 2024. Hal ini dilakukan untuk menekan pemerintahan Benjamin Netanyahu supaya mengurangi serangannya di Gaza.

Menteri Luar Negeri Irlandia Micheál Martin mengatakan bahwa serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel dan perang Israel di Gaza "merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dalam skala besar."

Menurut laporan, Irlandia diperkirakan akan memasukkan dalam intervensinya argumen bahwa pemblokiran bantuan pangan Israel ke Gaza dapat dianggap sebagai tindakan genosida.

2. Norwegia


Bersama dengan Irlandia, Norwegia juga mulai mengumumkan keputusannya untuk secara resmi mengakui negara Palestina.

Perdana Menteri Jonas Gahr Store menjelaskan bahwa keputusan Norwegia adalah “dalam rangka mendukung pasukan moderat yang sedang mundur dalam konflik berkepanjangan dan kejam”.

Jonas Gahr Store mengatakan langkah tersebut merupakan investasi dalam “satu-satunya solusi” yang dapat membawa perdamaian abadi di Timur Tengah.

Hubungan Norwegia dan Palestina sendiri memanglah dekat, bahkan negara ini telah mempertahankan dukungan tingkat tinggi untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dan dengan cepat menuntut gencatan senjata setelah konflik terbaru meletus.

3. Spanyol


Dilansir dari Euronews, Spanyol secara historis dekat dengan dunia Arab dan, karena itu, negara ini secara aktif berupaya untuk mendorong sikap yang lebih menguntungkan bagi aspirasi Palestina di dalam Uni Eropa.

Sebelum mendukung Palestina pada Mei 2024, Spanyol sebenarnya sangat condong ke Israel. Bahkan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, mengungkapkan dia "berada di pihak Israel" dalam menghadapi "serangan teroris" yang dilakukan oleh Hamas pada tanggal 7 Oktober.

Meski begitu, Spanyol terus-menerus meminta agar negara Yahudi tersebut untuk mengakhiri "pembunuhan tanpa pandang bulu terhadap warga Palestina." Agresivitas Israel ke Palestina inilah yang kemungkinan membuat Spanyol pindah haluan.

4. Bahama


Kementerian Luar Negeri Bahama juga mengumumkan jika Kabinet Bahama telah memutuskan untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada Mei 2024. Sebelumnya negara ini tidak pernah setuju dengan pembentukan negara di Timur Tengah tersebut.

Pemerintah Bahama meyakini bahwa pengakuan terhadap Negara Palestina secara kuat menunjukkan komitmen Bahama terhadap prinsip-prinsip yang dianut dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hak penentuan nasib sendiri masyarakat sebagaimana tercantum dalam Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR), dan Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (ICESCR).

5. Jamaika


Jamaika menjadi negara yang mendukung Palestina setelah sebelumnya tidak pernah memberikan dukungan terhadap negara tersebut. Jamaika telah mulai memberi dukungan pada Palestina pada April 2024.

Keputusan tersebut sejalan dengan komitmen kuat Jamaika terhadap prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang bertujuan untuk membangun rasa saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai di antara negara-negara, serta pengakuan hak masyarakat untuk menentukan nasib sendiri.

Jamaika sekarang bergabung dengan sekitar 140 negara anggota PBB dan 11 negara Komunitas Karibia (CARICOM) yang telah mengakui Negara Palestina.

Baca juga: Israel Gusar 1 Rudal Houthi Tembus Iron Dome dan Arrow Sekaligus
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved