Meski Dapat Sanksi AS, Mengapa Pakistan Mampu Buat Rudal Berhulu Ledak Nuklir?
Senin, 16 September 2024 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun bukan anggota, Pakistan mengikuti pedomannya," kata Yamin. Ia menambahkan bahwa Pakistan tidak berupaya mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dapat menempuh jarak lebih dari 5.000 km, dan memfokuskan program rudalnya pada pencegahan terhadap India, yang menjadi anggota MTCR pada tahun 2015.
Baca Juga: Kalah Perang dengan Hamas di Gaza, Israel Justru Perluas Operasi Militer dengan Lebanon
![Meski Dapat Sanksi AS, Mengapa Pakistan Mampu Buat Rudal Berhulu Ledak Nuklir?]()
Foto/AP
Di gudang persenjataan Pakistan, Shaheen-III jarak menengah, yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir serta dapat menempuh jarak sejauh 2.750 km (1.708 mil), adalah rudal jarak terjauh di negara itu.
“Rudal [Pakistan], baik konvensional maupun bertenaga nuklir, berfungsi sebagai pencegahan terhadap India, dan kebijakan ini telah transparan dan konsisten, dan pencegahan tersebut masih berlaku,” tambahnya.
"Kekhawatiran AS tentang program rudal Pakistan dan kemungkinan kolaborasi dengan China sudah ada sejak awal 1990-an,: kata Muhammad Faisal, pakar kebijakan luar negeri dan peneliti yang tinggal di Sydney, Australia.
“Namun, selama masa jabatan kedua Presiden Obama dan seterusnya, para pejabat AS telah meminta Pakistan untuk menahan diri dalam memperluas jangkauan rudal balistiknya di luar batas geografis India,” kata Faisal.
Dengan enam putaran sanksi yang dijatuhkan selama empat tahun terakhir, pemerintahan Biden telah mengambil sikap yang sangat agresif dalam menargetkan entitas yang diyakini mendukung program rudal Pakistan, kata Faisal.
“Masalah nuklir tetap menjadi hal yang mengganggu dalam hubungan AS-Pakistan dan, meskipun ada peningkatan yang lebih luas dalam hubungan Islamabad-Washington, sanksi berkala terhadap entitas tersebut mengirimkan pesan bahwa AS akan terus menggunakan wortel dan tongkat dalam keterlibatannya dengan Pakistan,” tambahnya.
Baca Juga: Kalah Perang dengan Hamas di Gaza, Israel Justru Perluas Operasi Militer dengan Lebanon
4. Bersiap Menghadapi Konflik dengan India

Foto/AP
Di gudang persenjataan Pakistan, Shaheen-III jarak menengah, yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir serta dapat menempuh jarak sejauh 2.750 km (1.708 mil), adalah rudal jarak terjauh di negara itu.
“Rudal [Pakistan], baik konvensional maupun bertenaga nuklir, berfungsi sebagai pencegahan terhadap India, dan kebijakan ini telah transparan dan konsisten, dan pencegahan tersebut masih berlaku,” tambahnya.
"Kekhawatiran AS tentang program rudal Pakistan dan kemungkinan kolaborasi dengan China sudah ada sejak awal 1990-an,: kata Muhammad Faisal, pakar kebijakan luar negeri dan peneliti yang tinggal di Sydney, Australia.
“Namun, selama masa jabatan kedua Presiden Obama dan seterusnya, para pejabat AS telah meminta Pakistan untuk menahan diri dalam memperluas jangkauan rudal balistiknya di luar batas geografis India,” kata Faisal.
Dengan enam putaran sanksi yang dijatuhkan selama empat tahun terakhir, pemerintahan Biden telah mengambil sikap yang sangat agresif dalam menargetkan entitas yang diyakini mendukung program rudal Pakistan, kata Faisal.
“Masalah nuklir tetap menjadi hal yang mengganggu dalam hubungan AS-Pakistan dan, meskipun ada peningkatan yang lebih luas dalam hubungan Islamabad-Washington, sanksi berkala terhadap entitas tersebut mengirimkan pesan bahwa AS akan terus menggunakan wortel dan tongkat dalam keterlibatannya dengan Pakistan,” tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :