Eks PM Prancis de Villepin Kutuk Skandal Historis Terbesar soal Gaza

Sabtu, 14 September 2024 - 09:15 WIB
loading...
A A A
"Tetapi saya harus mengatakannya dan saya mengatakannya dengan kesedihan yang tak terhingga: Saya tidak terkejut dengan kebencian yang telah diungkapkan ini. Ketika kita mengingat Gaza, sejak 2006, perang tahun 2008, 2012, 2014, dan tahun 2021, ketika kita mengingat penjara terbuka ini, panci presto ini, (tidak mengherankan) bahwa situasi seperti itu dapat mengundang neraka di Bumi," papar dia.

Dalam tradisi mantan Presiden Charles de Gaulle, yang meramalkan pada November 1967 setelah Israel merebut wilayah Palestina bahwa Israel sedang membangun “pendudukan yang pasti akan melibatkan penindasan, represi, dan pengusiran serta perlawanan terhadap pendudukan ini (yang) pada gilirannya (akan) digolongkan oleh Israel sebagai terorisme,” de Villepin menekankan, “Israel tidak akan aman sampai ada pengakuan negara Palestina di sampingnya yang turut bertanggung jawab atas keamanan di wilayah ini.”

Sementara Presiden Prancis saat ini Emmanuel Macron telah berulang kali menyerukan gencatan senjata di Gaza dan mengutuk serangan terhadap warga sipil, deklarasi tersebut tampaknya gagal diterjemahkan menjadi tindakan yang efektif dan menggunakan sarana yang dimiliki Prancis untuk menekan Israel.

Pada Juni, ketika ditanya tentang kemungkinan Prancis mengakui negara Palestina, mengikuti jejak beberapa negara Eropa seperti Spanyol, Norwegia, dan Irlandia, Macron menjawab bahwa itu bukanlah “solusi yang tepat.”

"Tidak masuk akal untuk melakukannya sekarang. Saya mengecam kekejaman yang kita lihat dengan kemarahan yang sama seperti rakyat Prancis. Namun, kami tidak mengakui negara yang didasarkan pada kemarahan," ujar Macron.

Kelompok hak asasi manusia dan media investigasi juga mengkritik kurangnya transparansi seputar penjualan senjata Prancis ke Israel.

Pekan lalu, artikel oleh media Prancis Mediapart mengkaji, "Senjata Prancis senilai jutaan euro yang dikirim ke Israel."

Menurut laporan kementerian pertahanan kepada parlemen yang diperoleh Mediapart, Prancis mengirimkan peralatan militer senilai 30 juta euro (USD33 juta) ke Israel pada tahun 2023.

Namun, karena laporan tersebut tidak menyebutkan bulannya, media tersebut mencatat tidak mungkin untuk menentukan apakah pengiriman ini berlanjut setelah serangan Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober, seraya menambahkan Kementerian Angkatan Bersenjata tidak dapat mengklarifikasi masalah tersebut.

Sementara itu, para aktivis di negara tersebut telah mengutuk meningkatnya penindasan terhadap suara-suara pro-Palestina sejak 7 Oktober, dengan ratusan penyelidikan diluncurkan terhadap pernyataan tentang konflik Israel-Palestina di bawah apa yang disebut pelanggaran "dalih atas terorisme".

Baca juga: Bos Hamas Yahya Sinwar Surati Nasrallah, Ucapkan Terima Kasih pada Hizbullah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gonzalo Plata Antar La Tri Menang dan Lolos ke Babak 32 Besar
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Berita Terkini
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Infografis
Eks Sandera Israel:...
Eks Sandera Israel: Pengeboman Gaza Hampir Merenggut Nyawa Saya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved