Al-Hashimi, Bos Baru ISIS Mengaku-ngaku Keturunan Nabi Muhammad

Jum'at, 01 November 2019 - 10:04 WIB
Al-Hashimi, Bos Baru...
Al-Hashimi, Bos Baru ISIS Mengaku-ngaku Keturunan Nabi Muhammad
A A A
IDLIB - Kelompok ISIS menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi sebagai pemimpin baru mereka setelah mengonfirmasi kematian pemimpin sebelumnya, Abu Bakr al-Baghdadi. Dalam pengumumannya kelompok ini kembali menebar ancaman terhadap Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat.

Al-Baghdadi dan juru bicara ISIS Abu Hassan al-Muhajir tewas dalam operasi pasukan khusus AS di Barisha, Idlib, Suriah pada Sabtu malam pekan lalu.

Sayap media kelompok teroris tersebut, Amaq, membuat pengumuman dalam rekaman audio yang dirilis pada hari Kamis (31/10/2019). (Baca: Lewat Rekaman Audio, ISIS Umumkan Pengganti al-Baghdadi )

Hanya sedikit yang diketahui tentang al-Hashimi. Menurut laporan The Guardian, bos baru ISIS itu—seperti halnya al-Baghdadi—mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi Muhammad, terlebih dengan menggunakan nama belakang al-Qurayshi.

Klaim itu tak bisa ditelusuri kebenarannya, karena identitas al-Hashimi sangat minim untuk diketahui. Klaim itu bisa jadi bualan demi menaikkan posisi tawarnya di kelompok tersebut.

Rekaman audio ISIS tidak memberikan informasi tentang pemimpin baru mereka. Nama al-Hashimi juga tidak ada di antara nama-nama petinggi ISIS yang diperbincangkan sejak serangan AS. ISIS, dalam pengumumannya, menyerukan para pendukung untuk mengikuti arahan al-Baghdadi dan mengancam negara-negara barat. (Baca juga: Assad Ragu al-Baghdadi Tewas: Mengapa AS Tak Tampilkan Jasadnya? )

"Amerika, tidakkah Anda menyadari bahwa ISIS sekarang berada di garis depan Eropa dan Afrika Barat? Diperluas dari Timur ke Barat," bunyi rekaman audio tersebut.

"Apakah Anda (AS) tidak melihat bahwa Anda telah menjadi bahan tertawaan bagi dunia? Nasib Anda dikendalikan oleh orang tua bodoh yang tidur dengan satu pendapat dan bangun dengan yang lain. Jangan merayakan atau menjadi sombong," lanjut pengumuman ISIS.

Kematian al-Baghdadi di Suriah adalah yang terbaru dalam serangkaian pukulan bagi kelompok itu. Sebelumnya, kelompok tersebut telah kehilangan banyak wilayah yang mereka duduki di Irak dan Suriah setelah mengalami kekalahan besar-besaran ketika diperangi AS dan koalisi internasionalnya serta Rusia dan para sekutunya.
(mas)
Berita Terkait
Irak Tangkap Pentolan...
Irak Tangkap Pentolan ISIS Suksesor Favorit al-Baghdadi
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Jejak Berdarah Bos ISIS...
Jejak Berdarah Bos ISIS Al-Qurayshi: Arsitek Genosida Yazidi
ISIS Tunjuk Pemimpin...
ISIS Tunjuk Pemimpin Baru, Konfirmasi Kematian Pendahulunya
Janda Bos ISIS Akui...
Janda Bos ISIS Akui Kayla Mueller Budak Abu Bakr al-Baghdadi
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Berita Terkini
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
21 menit yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
1 jam yang lalu
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
1 jam yang lalu
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
1 jam yang lalu
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved