Sekjen PBB Kutuk Keras Serangan Udara Israel di Zona Aman Gaza

Rabu, 11 September 2024 - 08:45 WIB
loading...
Sekjen PBB Kutuk Keras...
Sekjen PBB Antonio Guterres berbicara dalam wawancara di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, Senin, 9 September 2024. Foto/AP/Pamela Smith
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres "mengutuk keras" serangan udara Israel yang mematikan di "zona aman kemanusiaan" yang dinyatakan di Jalur Gaza selatan.

"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa Sekretaris Jenderal (Guterres) sangat khawatir dengan hilangnya nyawa yang terus berlanjut di Gaza. Dia mengutuk keras serangan udara Israel hari ini di zona yang ditetapkan Israel untuk orang-orang terlantar di Khan Yunis," ungkap juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric pada Selasa (10/9/2024).

"Penggunaan senjata berat di daerah berpenduduk padat tidak dapat dibenarkan," tegas dia menyampaikan pesan Guterres.

Dia mengatakan warga Palestina mengungsi dari daerah tersebut, "dalam upaya mencari keselamatan".

Dujarric menegaskan kembali tuntutan Sekjen PBB untuk gencatan senjata segera dan pembebasan semua sandera di Gaza.

Sebanyak 40 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam serangan udara Selasa dini hari di satu kamp tenda di Khan Yunis di daerah Al-Mawasi, yang ditetapkan Israel sebagai "zona aman kemanusiaan" bagi warga sipil yang mengungsi di Gaza.

Layanan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan rudal Israel membakar tenda-tenda pengungsi dan menyebabkan kawah sedalam sembilan meter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved