Arab Saudi Sebut Blokade Bantuan Kemanusiaan Israel di Gaza adalah Kejahatan Perang
Rabu, 11 September 2024 - 07:10 WIB
loading...
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menyapa Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan saat menghadiri pertemuan menteri luar negeri Arab di markas besar Liga Arab di Kairo, Mesir, Selasa, 10 September 2024. Foto/AP/Amr Nabil
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi mengatakan penghalangan bantuan kemanusiaan oleh Israel ke Jalur Gaza merupakan "kejahatan perang" dan "bencana kemanusiaan".
Pernyataan tegas itu dirilis saluran pemerintah Saudi, Al-Ikhbariya.
“Kegagalan mencapai gencatan senjata di Gaza selama hampir satu tahun merupakan bukti kegagalan berulang sistem keamanan internasional," tegas Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal Bin Farhan, mengatakan pada konferensi pers di Kairo bersama Menlu Mesir Badr Abdelatty pada Selasa (10/9/2024), dilansir Anadolu Agency.
Faisal Bin Farhan mengkritik keras pemimpin Israel dan penolakannya untuk menyetujui gencatan senjata.
Dia juga menekankan perlunya mengevaluasi ulang seluruh sistem keamanan internasional, dengan menekankan, "Pengakuan Negara Palestina oleh negara-negara tertentu mengirimkan pesan yang jelas, mendukung hak-hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri."
Pernyataan tegas itu dirilis saluran pemerintah Saudi, Al-Ikhbariya.
“Kegagalan mencapai gencatan senjata di Gaza selama hampir satu tahun merupakan bukti kegagalan berulang sistem keamanan internasional," tegas Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal Bin Farhan, mengatakan pada konferensi pers di Kairo bersama Menlu Mesir Badr Abdelatty pada Selasa (10/9/2024), dilansir Anadolu Agency.
Faisal Bin Farhan mengkritik keras pemimpin Israel dan penolakannya untuk menyetujui gencatan senjata.
Dia juga menekankan perlunya mengevaluasi ulang seluruh sistem keamanan internasional, dengan menekankan, "Pengakuan Negara Palestina oleh negara-negara tertentu mengirimkan pesan yang jelas, mendukung hak-hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri."
Lihat Juga :