Gawat, Kim Jong-un Akan Terus Bikin Bom Nuklir Korut Tanpa Batas

Selasa, 10 September 2024 - 12:44 WIB
loading...
A A A
"Kekuatan militer DPRK akan berkembang dengan cepat dan berkelanjutan ...dan kami tidak akan menetapkan batas untuk pencapaiannya," lanjut Kim Jong-un, menggunakan singkatan untuk nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).

Korea Utara diyakini telah memproduksi cukup bahan fisil untuk memproduksi hingga 90 hulu ledak nuklir, tetapi diperkirakan telah merakit lebih sedikit, mungkin hingga 50 hulu ledak nuklir, menurut perkiraan bulan Juni oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Pada tahun 2021, Kim Jong-un meluncurkan rencana lima tahun untuk memperluas persenjataan atomnya, membangun hulu ledak taktis dan superbesar yang lebih kecil, serta kemampuan serangan pencegahan dan balasan yang akan memungkinkan bom nuklir Korea Utara untuk menyerang dan memusnahkan target sejauh 15.000 kilometer.

Tiga tahun kemudian, negara itu menetapkan kebijakan untuk memperkuat kekuatan nuklirnya dalam konstitusinya dan menguji rudal yang dikatakannya dapat mengirimkan beberapa hulu ledak nuklir ke target.

Langkah-langkah itu dilakukan saat hubungannya dengan AS, Korea Selatan, dan Jepang memburuk sementara hubungan trilateral dan hubungan bilateral antara Seoul dan Tokyo membaik secara dramatis.

Kim Jong-un telah mengutip situasi ini sebagai pembenaran atas uji coba senjata yang dilakukannya, dengan mengeklaim bahwa hubungan antara tiga negara itu telah berkembang secara efektif menjadi "NATO versi Asia".

Retorika keras pemimpin Korea Utara itu semakin berkembang karena dia telah mendapatkan dukungan materiil dari Rusia dan perlindungan politik dari China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved