Apa Itu Perang Pistachio antara Iran dan AS?

Minggu, 08 September 2024 - 21:55 WIB
loading...
A A A
Kekeringan yang terjadi selama bertahun-tahun akibat perubahan iklim dan menurunnya kualitas air tanah telah mendorong pemerintah untuk membantu mengalihkan produksi ke wilayah lain di Iran yang memiliki lebih banyak air, seperti wilayah barat.

2. Permintaan Ekspor Terus Meningkat

Upaya berkelanjutan untuk memperluas budidaya pistachio di wilayah baru dan meningkatkan praktik pertanian didorong oleh permintaan global yang terus meningkat di mana pertanian, pemrosesan pasca panen, dan perdagangan pistachio telah berubah menjadi industri yang kompetitif.

Akibatnya, negara-negara yang memiliki kondisi iklim dan geografis yang sesuai untuk budidaya pistachio menciptakan kebun buah baru.

Baca Juga: Tuntut Pembebasan Sandera, 750.000 Demonstran Lumpuhkan Tel Aviv

3. Bersaing dengan AS dan Turki

Amerika Serikat, Iran, dan Turki bersama-sama menghasilkan 88% dari total produksi pistachio dunia. Negara-negara lain seperti Suriah, Yunani, Italia, dan Spanyol juga terlibat dalam budidaya pistachio, tetapi produksinya seringkali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Hingga tahun 2000, Iran menguasai sekitar 80% pasar pistachio dunia, tetapi pangsa pasar tersebut secara bertahap menurun selama bertahun-tahun dan pada tahun 2017, negara tersebut menyamai Amerika Serikat untuk produksi terbesar dengan skala yang menguntungkan Amerika – 225.000 metrik ton versus 275.000 ton. Pada tahun 2022, pangsa pasar Iran berkurang setengahnya, sementara ekspor pistachio AS melonjak tiga kali lipat ke rekor tertinggi.

4. Iran Jadi Pemenang

Namun demikian, keragaman pistachio Iran yang memenuhi berbagai selera dan preferensi serta kualitas produk yang tinggi tidak ada duanya. Keragaman alami pistachio Iran sama dengan jumlah daerah yang menanamnya, diperkirakan mencapai 90 pada tahun 2022. Setiap jenis pistachio memiliki nama lokal yang juga menandakan kualitas atau bentuk pistachio tersebut.

Pistachio Iran terkenal di kalangan konsumen global karena rasa dan kualitasnya yang unik yang terkait dengan faktor regional dan biologis.

Tanah yang subur, cuaca yang cocok, musim dingin yang sedang dan hujan, serta hari-hari yang cerah di musim semi dan musim panas membuat pistachio Iran menjadi istimewa. Hari-hari cerah yang panjang di musim semi dan musim panas memberi pistachio kesempatan untuk menyerap nutrisi sebanyak mungkin dari daun dan tanah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved