alexametrics

Demonstran-Polisi Israel Bentrok di Perbatasan Gaza, 48 Warga Palestina Terluka

loading...
Demonstran-Polisi Israel Bentrok di Perbatasan Gaza, 48 Warga Palestina Terluka
Ribuan warga Palestina mengikuti aksi demonstrasi mingguan March of Return di perbatasan Gaza-Israel. Foto/Istimewa
A+ A-
GAZA - Lebih dari 4.000 demonstran Palestian ambil bagian dalam aksi protes Jumat mingguan di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel. Sejumlah kerusuhan dan bentrokan pun pecah antara ratusan demonstran dengan pasukan Israel.

Sejumlah demonstran Palestina melemparkan batu ke arah pasukan Israel yang meresponsnya dengan gas air mata dan tembakan langsung.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikuasai kelompok Hamas mengatakan 48 warga Palestina terluka dalam bentrokan itu, 26 diantaranya akibat dari tembakan langsung. Sementara dari pihak Israel tidak ada laporan korban cedera seperti dikutip dari Times of Israel, Sabtu (19/10/2019).



Sejak Maret 2018, Palestina telah mengadakan aksi protes "March of Return" mingguan di perbatasan. Israel menuding kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, menggunakan aksi protes itu untuk melakukan serangan terhadap pasukan dan berupaya menembus pagar keamanan.

Bulan lalu, sebuah delegasi intelijen Mesir melakukan kunjungan rahasia ke Israel karena kekhawatiran akan terjadi kesalahpahaman baru antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza di tengah kebuntuan politik di Yerusalem, Channel 13 melaporkan.

Utusan dari Kairo bertemu dengan para pejabat senior dari Kantor Perdana Menteri untuk pertama kalinya sejak pemilu 17 September lalu di Israel, yang menghasilkan pemenang yang tidak jelas. Para pejabat Mesir prihatin bahwa situasi di Gaza sekali lagi akan berubah menjadi kekerasan, dan dengan hanya perdana menteri sementara yang memerintah di Yerusalem, Israel akan lebih sulit mencegah situasi meningkat menjadi perang besar-besaran.

Mesir telah menjadi perantara sejumlah gencatan senjata antara Israel dan Hamas dalam beberapa tahun terakhir.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak