Hizbullah Sudah Tembakkan 1.307 Rudal dan Drone ke Wilayah Israel

Kamis, 05 September 2024 - 21:45 WIB
loading...
A A A
Masyarakat internasional segera berkumpul untuk mencegah perang. Serangkaian inisiatif diplomatik terjadi di latar belakang sementara AS mengirim kapal induk dan kapal perang ke Timur Tengah sebagai persiapan untuk eskalasi besar-besaran.

Sejauh ini, sejumlah pembunuhan komandan IRGC, komandan senior Hizbullah, dan pemimpin Hamas oleh Israel sejak Oktober telah ditanggapi oleh Iran dan Hizbullah dengan pengekangan yang terencana. Iran belum membalas, tetapi ketika Hizbullah membalas pembunuhan Shukr pada akhir Agustus, mereka melakukannya dengan meluncurkan serangan besar-besaran dengan lebih dari 320 roket Katyusha ke 11 lokasi militer Israel.

Meskipun Hizbullah telah berulang kali meyakinkan bahwa mereka tidak menginginkan perang habis-habisan, mereka berusaha keras untuk mempertahankan konflik yang terkendali dengan Israel "dan membayar harga yang mahal dalam prosesnya", kata Hage Ali, seraya menambahkan tanggapan kelompok tersebut terhadap kematian Shukr masih jauh dari harapan publik.

Akibatnya, Hizbullah pada akhirnya gagal menghalangi Israel untuk membunuh target-target bernilai tinggi atau meningkatkan konflik, jelas Hage Ali.

Awal minggu ini, dua warga sipil – salah satunya adalah kontraktor untuk Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon – tewas dalam serangan Israel terhadap kendaraan mereka saat melaju melalui kota Naqoura di Lebanon selatan. Militer Israel tidak mengomentari serangan tersebut.

Namun, insiden tersebut menjadi pengingat bagi penduduk Lebanon dan Israel bahwa konflik tersebut, meskipun terkendali, masih jauh dari kata selesai, dan puluhan ribu orang yang mengungsi di kedua sisi perbatasan tidak akan segera kembali ke rumah.

Hal itu juga menjadi pengingat bahwa "saat ini perang ini sama sekali tidak terbatas atau tersendat di pihak Israel, tetapi hanya terbatas di pihak Hizbullah", menurutHage Ali. "Secara strategis, Hizbullah harus membangun semacam pencegahan sebelum perang berakhir. Namun, waktunya belum tepat."

Baca Juga: Baku Tembak Terjadi di Konsulat Israel di Munich, Motif Belum Terungkap

Namun, Joseph Bahout, direktur di Issam Fares Institute for Public Policy and International Affairs di American University of Beirut, mengatakan bahwa meskipun pihak Lebanon mungkin telah kehilangan kemampuan untuk menghalangi Israel dalam jangka pendek, mereka sedang memainkan "permainan gesekan yang panjang".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Berita Terkini
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved