AS Mampu Hancurkan Seluruh Lokasi Peluncuran Nuklir Rusia dan China, tapi...

Kamis, 05 September 2024 - 13:35 WIB
loading...
AS Mampu Hancurkan Seluruh...
Para pakar menilai AS dan sekutunya mampu menghancurkan seluruh lokasi peluncuran nuklir Rusia dan China, namun itu justru bisa memicu situasi geopolitik yang tak stabil. Foto/USAF via Military.com
A A A
WASHINGTON - Para pakar mengatakan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya mampu mengancam dan menghancurkan seluruh lokasi peluncuran nuklir Rusia dan China dengan senjata konvensional.

Namun, itu justru bisa menciptakan situasi geopolitik yang tidak stabil.

Profesor Dan Plesch dan Manuel Galileo, dari Universitas Soas London, menggambarkan "revolusi diam-diam dalam urusan militer" yang mencerminkan peningkatan kekuatan militer AS relatif terhadap Moskow dan Beijing, khususnya dalam teknologi rudal.

Mereka berpendapat bahwa hal ini dapat menciptakan kondisi untuk perlombaan senjata baru saat China dan Rusia mencoba merespons—dan bahkan menciptakan risiko salah perhitungan dalam krisis besar karena salah satu negara itu dapat menggunakan peluncuran senjata nuklir untuk mengungguli AS.

Baca Juga: AS Ingin Kirim Rudal JASSM ke Ukraina, Rusia: Jangan Bercanda, Hati-hati agar Tak Perang Dunia III

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada hari Kamis (5/9/2024), Plesch dan Galileo menulis bahwa AS memiliki kapasitas yang masuk akal saat ini dengan kekuatan non-nuklir untuk mendahului kekuatan nuklir Rusia dan China—yang memberinya keunggulan militer atas kedua negara tersebut.

Menurut perkiraan mereka, ada 150 lokasi peluncuran nuklir jarak jauh Rusia dan 70 di China, sekitar 2.500 km (1.550 mil) dari perbatasan terdekat, yang semuanya dapat dicapai oleh rudal jelajah JASSM dan Tomahawk yang diluncurkan dari udara oleh AS dalam waktu lebih dari dua jam dalam serangan awal yang dirancang untuk mencegah peluncuran senjata nuklir.

"AS dan sekutunya dapat mengancam bahkan kekuatan strategis Rusia dan China yang paling tersembunyi dan bergerak," tulis para pakar tersebut, dengan perkiraan 3.500 JASSM dan 4.000 Tomahawk tersedia bagi AS dan sekutunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Berita Terkini
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved