Eks Dubes Era Trump Ungkap AS Punya Kewajiban Alkitabiah untuk Dukung Satu Negara Yahudi

Rabu, 04 September 2024 - 06:15 WIB
loading...
Eks Dubes Era Trump...
Mantan Duta Besar AS untuk Israel David Friedman. Foto/pbs.org
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) punya kewajiban "alkitabiah" untuk mendukung pencaplokan Israel atas Tepi Barat yang diduduki.

Pernyataan itu diungkapkan Duta Besar era mantan Presiden AS Donald Trump untuk Israel dalam satu buku baru. Dia mengungkap rencana untuk "satu negara Yahudi" yang katanya akan dia bagikan dengan Trump.

"Presiden Trump sering mengatakan bahwa dia acuh tak acuh terhadap satu negara atau dua negara, apa pun yang disetujui kedua belah pihak," tulis mantan duta besar AS David Friedman dalam buku, One Jewish State: The Last, Best Hope to Resolve the Israeli-Palestinian Conflict.

"Tujuannya selalu praktis dan ditujukan pada peningkatan nyata dalam kualitas hidup. Saya yakin bahwa jika Israel akan mendukung rencana ini, dia juga akan mendukungnya," menurut salinan buku yang diperoleh The Forward.

Friedman berpendapat AS harus mendukung aneksasi Israel "berdasarkan pertama dan terutama pada nubuat dan nilai-nilai alkitabiah", dengan mengatakan kebijakan semacam itu "mengingat kembali nilai-nilai dasar Yahudi-Kristen tentang kebaikan, martabat manusia, kerendahan hati, dan kesejahteraan.”

Friedman mengatakan kepada The Forward bahwa dia akan membagikan rencana aneksasinya dengan Trump “pada waktu yang tepat”.

Dalam unggahan di platform media sosial X yang mempromosikan bukunya, Friedman mengatakan buku tersebut berisi “perspektif akal sehat” tentang mengapa AS harus meninggalkan kebijakannya selama 70 tahun dalam mengadvokasi solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina yang akan menarik bagi para pembaca, “Baik Anda religius atau sekuler, kanan atau kiri.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Salah Satu Negara NATO...
Salah Satu Negara NATO Sebut AS Sudah Menjadi Pelayan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved