Kemlu Selidiki Video WNI Bekerja di Kapal China Minta Tolong

Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:09 WIB
loading...
Kemlu Selidiki Video...
Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha menuturkan pihaknya sudah menghubungi agen dan memeriksa status pemilik kapal. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia angkat bicara mengenai video anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal China meminta pertolongan. Dalam video tersebut, tiga orang ABK asal Indonesia mengaku tidak menerima gaji, jam kerja yang berlebihan, makanan tidak memadai dan mengalami kekerasan..

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi tersebut. Para WNI tersebut diketahui bekerja di Liao Yuan Yu 103.

Judha menuturkan, sebagai langkah lanjutan pihaknya sudah menghubungi nomor PT RCA, yang tercantum dalam video tersebut. Namun, jelas Judha, hingga saat ini belum ada tanggapan. ( Baca juga: Terisolasi Pandemi Corona, 50 ABK Indonesia Dipulangkan dari Afrika Selatan )

Dia mengatakan bahwa Kemlu juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) dan Kementerian Tenaga Kerja (Kemanker), serta Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Beijing mengenai hal ini.

"Berkoordinasi dengan Kemenhub dan Kemnaker yang mengeluarkan perizinan penempatan ABK ke luar negeri. Didapat informasi bahwa PT RCA tidak terdaftar baik di Kemenaker maupun Kemenhub," ucap Judha pada Rabu (26/8/2020).

"Berkoordinasi dengan KBRI Beijing untuk meminta konfirmasi otoritas RRT dan pihak pemilik kapal. Berdasarkan data IMO, Liao Yuan Yu 103 dimiliki oleh Liaoning Kimliner Ocean di Dalian, Liaoning China," sambungnya.

Judha menambahkan, pihaknya akan terus mencoba menghubungi pihak yang pertama kali mengunggah video tersebut ke media sosial, untuk mendapatkan informasi lebih rinci. ( Baca juga: Kapal TB Imanuel WGSR 03 dengan 10 ABK Hilang di Perairan Bima )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved