Terungkap, di Sini Lokasi Rudal Nuklir 9M370 Burevestnik Rusia yang Tak Terkalahkan

Selasa, 03 September 2024 - 10:11 WIB
loading...
A A A
NATO tidak menanggapi pertanyaan tentang bagaimana aliansi akan menanggapi penyebaran senjata tersebut.

Sedikit yang diketahui publik tentang detail teknis Burevestnik.

Para ahli menilai bahwa rudal tersebut akan diluncurkan ke udara oleh roket berbahan bakar padat kecil untuk mendorong udara ke dalam mesin yang berisi reaktor nuklir mini. Udara yang sangat panas dan mungkin radioaktif akan diledakkan keluar, sehingga menghasilkan daya dorong ke depan.

Putin meluncurkannya pada bulan Maret 2018, dengan mengatakan rudal tersebut akan "terbang rendah", dengan jangkauan yang hampir tak terbatas, jalur penerbangan yang tidak dapat diprediksi, dan "tak terkalahkan" bagi pertahanan saat ini dan masa depan.

Banyak ahli yang skeptis dengan klaim Putin.

Burevestnik, kata mereka, dapat memiliki jangkauan sekitar 15.000 mil (23.000 km)—dibandingkan dengan lebih dari 11.000 mil (17.700 km) untuk Sarmat, ICBM terbaru Rusia—sementara kecepatan subsoniknya akan membuatnya dapat dideteksi.

"Itu akan menjadi rentan seperti rudal jelajah mana pun," kata Kristensen.

"Semakin lama terbang, semakin rentan jadinya karena ada lebih banyak waktu untuk melacaknya. Saya tidak mengerti motif Putin di sini."

Pengerahan Burevestnik tidak dilarang oleh New START, perjanjian terakhir AS-Rusia yang membatasi penyebaran senjata nuklir strategis, yang berakhir pada Februari 2026.

Sebuah ketentuan memungkinkan Washington untuk meminta negosiasi dengan Moskow untuk memasukkan Burevestnik di bawah batasan tersebut tetapi seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan tidak ada pembicaraan semacam itu yang diupayakan.

Mengutip perang di Ukraina, Rusia telah menolak seruan AS untuk perundingan tanpa syarat guna mengganti New START, yang memicu kekhawatiran akan perlombaan senjata nuklir habis-habisan saat perjanjian itu berakhir.

Podvig mengatakan Moskow mungkin akan menggunakan rudal itu sebagai alat tawar-menawar jika perundingan dilanjutkan kembali.

Dia menyebut Burevestnik sebagai "senjata politik" yang digunakan Putin untuk memperkuat citranya sebagai pemimpin yang kuat sebelum pemilihannya kembali pada tahun 2018 dan untuk memberi tahu Washington bahwa mereka tidak dapat mengabaikan kekhawatirannya atas pertahanan rudal AS dan masalah lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved