Muncul Video WNI Bekerja di Kapal China Mengaku Disiksa dan Tidak Digaji

Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:41 WIB
loading...
Muncul Video WNI Bekerja...
Muncul sebuah video di media sosial, yang memperlihatkan tiga orang pria yang mengaku bekerja di kapal China, yang mendapatkan perlakukan kasar dan juga tidak digaji. Foto/Tangkap Layar
A A A
JAKARTA - Kasus anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal China , yang mengalami perbuatan tidak menyenangkan kembali muncul. Kali ini, muncul sebuah video di media sosial, yang memperlihatkan tiga orang pria yang mengaku bekerja di kapal China , yang mendapatkan perlakukan kasar dan juga tidak digaji.

Dalam video yang diunggah oleh akun Indonesia.militer itu, salah satu pria meminta untuk segera dipulangkan dari kapal tersebut karena terus menerus mengalami kekerasan. ( Baca juga: Lagi Akur, AS-China Kembali Komitmen Jalankan Kesepakatan Dagang Fase 1 )

"Segera kami dipulangkan dari kapal ini, kami disiksa, kami dipukul, ditendang, bahkan mau ditusuk," kata salah seorang pria yang berdiri di tengah, seperti dikutip Sindonews pada Rabu (26/8/2020).

Sementara itu, pria lainnya yang berdiri di kiri, mengatakan dada mereka mereka dipukul, perut mereka ditendang. "Jam kerjanya, tidur hanya empat, lima jam. Jam kerja 20 jam lebih, kurang tidur, makan tidak tenang," ucapnya.

Dia mengatakan bahwa jika mereka tidak bekerja, mereka tidak akan diberi makan. Pria lainnya mengatakan bahwa mereka sudah 10 bulan bekerja di kapal tersebut, tapi kapal tersebut belum pernah sekalipun bersandar. ( Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Teluk Semaka, 23 ABK Selamat )

Akun Indonesia.militer, dalam keterangan videonya mengatakan bahwa para ABK tersebut bekerja di kapal Liao Yuan Yu 103 dan agennya adalah PT. RCA (Raja Crew Atlantik).

Indonesi.militer dalam keteranganya mengatakan total ada empat ABK yang bekerja di kapal tersebut, yakni S asal Tegal, IP asal Cianjur, PAN asal Medan dan GG asal Tasik Malaya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Geumseongsusan 135 Tenggelam di Korsel, 9 WNI Selamat, 2 WNI Hilang
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Terguling Dekat Senkaku Jepang, Diyakini Ada 6 WNI
KBRI Nairobi Pulangkan...
KBRI Nairobi Pulangkan ABK Bermasalah dari Somalia
ABK WNI Korban Kapal...
ABK WNI Korban Kapal Tanker Meledak Alami Luka Bakar
Kapal Tanker Terbakar...
Kapal Tanker Terbakar dan Meledak di Perairan Hong Kong, 5 ABK WNI Selamat
ABK Indonesia Disandera...
ABK Indonesia Disandera Houthi di Yaman, Uni Emirat Arab Lapor PBB
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved