alexametrics

Kapal Tanker Minyak Iran Dihantam Ledakan di Dekat Saudi

loading...
Kapal Tanker Minyak Iran Dihantam Ledakan di Dekat Saudi
Kapal tanker minyak Iran terbakar setelah dihantam ledakan di lepas pantai Jeddah, Arab Saudi, di kawasan Laut Merah, Jumat (11/10/2019). Foto/en.trend.az
A+ A-
JEDDAH - Sebuah ledakan menghantam kapal tanker minyak Iran di lepas pantai Jeddah, Arab Saudi, di kawasan Laut Merah, Jumat (11/10/2019). Ledakan menyebabkan kapal tersebut terbakar.

Kantor berita ISNA yang mengklaim mengutip analis melaporkan bahwa ledakan itu merupakan serangan teroris.

Kapal yang dihantam ledakan adalah milik National Iranian Oil Company (NIOC) atau Perusahaan Minyak Nasional Iran. Ledakan itu juga menyebabkan minyak tumpah ke Laut Merah.



"Para ahli percaya itu adalah serangan teroris," tulis ISNA yang dilansir Al Jazeera.

Pihak Arab Saudi belum berkomentar atas apa yang terjadi dengan kapal tanker minyak Iran di dekat wilayahnya tersebut. Lokasi kejadian berjarak sekitar 120km (60 mil) dari Jeddah.

Beberapa serangan terhadap infrastruktur minyak di Teluk telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Insiden hari ini terjadi setelah Amerika Serikat beberapa pekan lalu menuduh bahwa Iran telah menyerang kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Teheran.

Hubungan antara Washington dan Teheran terus memburuk sejak penarikan diri Amerika Serikat (AS) dari kesepakatan nuklir tahun lalu oleh Presiden Donald Trump.

Setelah menarik diri dari perjanjian penting tersebut, AS menerapkan kembali sanksi yang melumpuhkan pada sektor minyak dan perbankan Iran dalam apa yang disebutnya sebagai kampanye "tekanan maksimum".

Ketegangan meningkat lebih lanjut setelah serangan drone bersenjata dan rudal jelajah yang menghantam fasilitas minyak Saudi Aramco pada 14 September. Serangan yang melumpuhkan separuh dari total produksi minyak Kerajaan Saudi itu dituduhkan terhadap Iran. Namun, Teheran membantahnya.
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak