3 Tentara Zionis Tewas, Pejuang Palestia Sukses Patahkan Serangan Israel

Minggu, 01 September 2024 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Eskalasi permusuhan di Tepi Barat terjadi karena pertempuran antara pasukan Israel dan militan Hamas masih berkecamuk di Jalur Gaza pesisir hampir 11 bulan sejak dimulai, dan permusuhan dengan gerakan Hizbullah yang didukung Iran di wilayah perbatasan Israel-Lebanon telah meningkat.

Pada Jumat malam, pasukan Israel mengatakan dua orang tewas dalam insiden terpisah di dekat Gush Etzion, sebuah kelompok pemukiman besar di Tepi Barat yang terletak di selatan Yerusalem, yang dinilai militer sebagai upaya serangan terhadap warga Israel.

Pada insiden pertama, sebuah mobil meledak di sebuah pom bensin dalam apa yang dikatakan militer sebagai upaya serangan bom mobil. Militer mengatakan seorang pria ditembak mati setelah ia keluar dari mobil dan mencoba menyerang tentara.

Pada insiden kedua, seorang pria tewas setelah militer mengatakan sebuah mobil berusaha menabrak seorang penjaga keamanan dan menyusup ke pemukiman Karmei Tzur. Mobil itu dikejar oleh pasukan keamanan dan menabrak serta alat peledak di dalamnya meledak, kata militer dalam sebuah pernyataan.

Kedua kematian tersebut dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Palestina tetapi mereka tidak memberikan rincian tentang bagaimana mereka meninggal. Pasukan menyisir daerah tersebut setelah dua insiden tersebut. Pasukan keamanan juga melakukan penggerebekan di kota Hebron, tempat asal kedua pria tersebut.

Hamas memuji apa yang disebutnya sebagai "operasi heroik ganda" di Tepi Barat. Dalam pernyataan tertulisnya, disebutkan bahwa "ini adalah pesan yang jelas bahwa perlawanan akan tetap berlangsung, berkelanjutan, dan terus berlanjut selama agresi pendudukan brutal dan penargetan terhadap rakyat dan tanah kami terus berlanjut".

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved