ICC Perintahkan Mongolia Menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 08:30 WIB
loading...
ICC Perintahkan Mongolia...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan mengenai isu ekonomi melalui konferensi video di kediaman negara Novo-Ogaryovo di luar Moskow, Rusia, 26 Agustus 2024. Foto/Alexander Kazakov/Sputnik/AP
A A A
DEN HAAG - Mongolia harus menahan Presiden Rusia Vladimir Putin karena negara itu adalah anggota Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), menurut juru bicara badan yang bermarkas di Den Haag itu.

Putin dijadwalkan mengunjungi negara tetangga Rusia itu pada Senin (2/9/2024), untuk memperingati ulang tahun ke-85 pertempuran besar Perang Dunia II.

Secara teori, hal itu akan membuatnya berisiko ditangkap berdasarkan surat perintah "kejahatan perang" ICC, karena Ulaanbaatar mengakui yurisdiksi pengadilan tersebut.

“Semua negara yang menandatangani Statuta Roma memiliki kewajiban untuk bekerja sama sesuai dengan Bab IX," ungkap juru bicara ICC Fadi el-Abdallah kepada BBC pada Jumat.

Statuta Roma adalah perjanjian internasional yang membentuk pengadilan tersebut, yang diratifikasi Mongolia pada tahun 2002.

"Jika tidak ada kerja sama, hakim ICC dapat membuat temuan terkait hal itu dan memberi tahu Majelis Negara Pihak tentang hal itu. Majelis kemudian akan mengambil tindakan apa pun yang dianggapnya tepat," papar el-Abdallah.

Statuta Roma memberikan pengecualian jika penangkapan seseorang akan “melanggar kewajiban perjanjian” dengan negara lain atau melanggar “kekebalan diplomatik seseorang atau properti negara ketiga.”

Ukraina juga telah mengajukan permintaan resmi kepada Mongolia untuk menangkap Putin, menurut pemerintah di Kiev.

“Moskow tidak memiliki kekhawatiran tentang surat perintah ICC,” ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan sebelumnya pada Jumat, dengan mencatat semua kemungkinan masalah mengenai kunjungan Putin telah “diselesaikan secara terpisah” sebelumnya.

ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan Putin pada bulan Maret 2023, menuduh presiden Rusia melakukan “deportasi penduduk (anak-anak) yang melanggar hukum” dan “pemindahan penduduk (anak-anak) yang melanggar hukum dari wilayah pendudukan Ukraina ke Federasi Rusia.”

Moskow telah menolak klaim tersebut sebagai sesuatu yang menggelikan, dengan mencatat evakuasi warga sipil dari zona pertempuran bukanlah kejahatan.

Selain itu, baik Rusia maupun Ukraina bukanlah pihak dalam Statuta Roma, yang berarti ICC tidak memiliki yurisdiksi dalam masalah tersebut.

Putin diperkirakan akan menghadiri upacara peringatan Pertempuran Khalkhin Gol tahun 1939.

Upacara itu untuk mengenang kemenangan telak Tentara Merah dan sekutu Mongolia atas Tentara Kekaisaran Jepang saat mengamankan sisi timur Uni Soviet hingga tahun 1945.

Baca juga: Putin Tidak Takut tentang Surat Perintah ICC dalam Perjalanan ke Mongolia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved