Pakar China Ungkap Senjata Nuklir Bisa Selamatkan Bumi
Kamis, 29 Agustus 2024 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Sistem tersebut harus mencakup peluncur cepat yang mampu mengirim hulu ledak nuklir dari darat ke luar angkasa mulai dari tujuh hari hingga satu bulan.
Sistem ini juga harus dilengkapi dengan roket dengan kemampuan serang yang presisi, margin kesalahan kurang dari 100 meter.
Lebih jauh lagi, sistem ini harus memungkinkan pra-penyebaran hulu ledak nuklir di orbit untuk siaga jangka panjang lebih dari sepuluh tahun.
Para peneliti mengatakan mereka menyadari ide mereka menantang karena sejumlah alasan. Pertama, saat ini tidak ada negara yang memiliki kemampuan meluncurkan hulu ledak nuklir ke luar angkasa, yang berarti kendaraan peluncur baru harus dikembangkan.
Kedua, China, bersama dengan sebagian besar negara nuklir lainnya di planet ini, merupakan bagian dari Perjanjian Luar Angkasa 1967 dan Perjanjian Larangan Uji Nuklir Komprehensif, yang melarang para penandatangan menempatkan senjata pemusnah massal di luar angkasa.
Sistem ini juga harus dilengkapi dengan roket dengan kemampuan serang yang presisi, margin kesalahan kurang dari 100 meter.
Lebih jauh lagi, sistem ini harus memungkinkan pra-penyebaran hulu ledak nuklir di orbit untuk siaga jangka panjang lebih dari sepuluh tahun.
Para peneliti mengatakan mereka menyadari ide mereka menantang karena sejumlah alasan. Pertama, saat ini tidak ada negara yang memiliki kemampuan meluncurkan hulu ledak nuklir ke luar angkasa, yang berarti kendaraan peluncur baru harus dikembangkan.
Kedua, China, bersama dengan sebagian besar negara nuklir lainnya di planet ini, merupakan bagian dari Perjanjian Luar Angkasa 1967 dan Perjanjian Larangan Uji Nuklir Komprehensif, yang melarang para penandatangan menempatkan senjata pemusnah massal di luar angkasa.
Lihat Juga :