Palestina Murka Banyak Warga Negara Ganda Jadi Tentara Israel dan Serbu Gaza

Kamis, 29 Agustus 2024 - 18:15 WIB
loading...
Palestina Murka Banyak...
Tentara Israel terlibat dalam penyerbuan di Jalur Gaza. Foto/idf/sputnik
A A A
JALUR GAZA - Pemerintah Palestina menerima janji dari sejumlah negara untuk mengambil tindakan terhadap warga negara berkewarganegaraan ganda yang jadi tentara Israel dan terlibat genosida di Jalur Gaza.

Pernyataan itu diungkap Menteri Negara Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin kepada Sputnik.

"Kami telah menerima janji tentang masalah ini dan kami berharap akan ada perubahan dari kata-kata menjadi tindakan dalam kerangka hukum internasional dan hukum yang diadopsi di negara-negara itu," ungkap Aghabekian Shahin.

Dia menambahkan masalah ini telah diangkat oleh Otoritas Nasional Palestina sejak lama, dan kontak dengan negara-negara yang terlibat saat ini sedang berlangsung.

"Negara-negara ini harus mengambil tindakan efektif terhadap mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda dan yang berpartisipasi dalam perang genosida terhadap rakyat kami," tegas Aghabekian Shahin.

Pada Maret, Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor mengatakan setiap warga Afrika Selatan yang bertempur bersama atau dalam Pasukan Israel akan ditangkap ketika mereka kembali ke rumah.
Tahun lalu, Afrika Selatan mengajukan kasus terhadap Israel di Mahkamah Internasional, menuduhnya melakukan genosida di Gaza.

Penjajahan rezim kolonial rasis Israel terhadap warga Palestina terjadi sejak 1948. Pembunuhan dan penganiayaan terhadap warga Palestina oleh Israel mencapai puncaknya saat ini dalam genosida terbaru di Gaza.

Israel telah membunuh lebih dari 40.500 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.

Baca juga: Rusia Tuding Ukraina Menculik Warga Sipil di Kursk
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved