Anggota Kartel dan Geng Kriminal Akan Direkrut Jadi Tentara Haiti

Rabu, 28 Agustus 2024 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Sejak itu, militer telah memainkan peran kecil dalam memerangi geng dan melindungi pejabat tinggi pemerintah. Namun ketika kekerasan geng melonjak pada tahun-tahun setelah pembunuhan Moïse, mantan Perdana Menteri Ariel Henry mengumumkan pada Maret 2023 bahwa ia akan memobilisasi semua pasukan keamanan. Saat itu, angkatan bersenjata memiliki sekitar 2.000 tentara yang dilatih oleh para ahli di Meksiko, Kolombia, dan Argentina.

Meskipun ada pengumuman tersebut, peran militer terus dikesampingkan hingga baru-baru ini.

Jenderal Derby Guerrier dilantik sebagai kepala angkatan bersenjata baru pada 20 Agustus, beberapa hari setelah perekrutan besar-besaran untuk tentara baru berakhir. "Tutup barisan!" perintahnya kepada para prajurit dan perwira dalam pidato singkat namun bersemangat saat ia menuntut agar mereka membantu Haiti memulihkan perdamaian.

Lebih dari 3.200 pembunuhan telah dilaporkan di seluruh Haiti dari Januari hingga Mei, dengan kekerasan geng yang menyebabkan lebih dari setengah juta orang kehilangan tempat tinggal dalam beberapa tahun terakhir, menurut PBB.

Dalam serangan terkoordinasi awal tahun ini, geng-geng menguasai lebih dari dua lusin kantor polisi, menutup bandara internasional utama selama hampir tiga bulan, dan menyerbu dua penjara terbesar Haiti, membebaskan ribuan narapidana.

Perdana Menteri yang baru diangkat Garry Conille telah memperingatkan bahwa angkatan bersenjata menghadapi "tantangan besar" sembari berjanji untuk memodernisasi militer dan berinvestasi dalam teknologi komunikasi dan pengawasan. Ia juga mengatakan akan meningkatkan infrastruktur militer, perumahan, dan perawatan kesehatan bagi para prajurit dan keluarga mereka.

"Seorang prajurit ... yang keluarganya aman dan terawat dengan baik adalah prajurit yang lebih bertekad dan fokus," kata Conille.

Militer diharapkan bekerja sama dengan polisi Haiti dan misi yang didukung PBB yang dipimpin oleh Kenya, yang sejauh ini telah mengirim sekitar 400 petugas polisi ke Haiti untuk membantu meredakan kekerasan geng. Polisi dan prajurit dari negara-negara termasuk Benin, Chad, dan Jamaika juga diharapkan tiba dalam beberapa bulan mendatang dengan total 2.500 personel asing.

Celadon, sang mekanik, berharap ia dapat bekerja bersama mereka dan membantu mengubah Haiti.

"Saya ingin melihat negara ini seperti yang saya dengar dulu: Haiti tempat semua orang dapat bergerak bebas, tempat tidak ada geng, tempat semua orang dapat bekerja," katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga Hadapi Invasi...
Siaga Hadapi Invasi Rusia, Trump Pindahkan 5.000 Pasukannya dari Jerman ke Polandia
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Program Istirahat Sejenak...
Program Istirahat Sejenak dari Istri Dongkrak Pendaftar Wajib Militer Thailand hingga 105 Persen
Siapa Eric Slover? Pilot...
Siapa Eric Slover? Pilot Helikopter AS yang Terluka saat Operasi Penangkapan Nicolas Maduro
50.632 Tentara Israel...
50.632 Tentara Israel Memiliki Kewarganegaraan Ganda, Ada Apa Gerangan?
20.000 Tentara Bayaran...
20.000 Tentara Bayaran Asing Bertempur Bersama Ukraina Melawan Rusia
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved