Anggota Kartel dan Geng Kriminal Akan Direkrut Jadi Tentara Haiti

Rabu, 28 Agustus 2024 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Jika semuanya dipekerjakan, jumlah itu akan lebih dari dua kali lipat kekuatan pasukan yang berjumlah 2.000 orang pada awal tahun lalu.

Sekitar 60% dari populasi Haiti yang berjumlah hampir 12 juta orang berpenghasilan kurang dari USD2 sehari, dengan inflasi yang melonjak hingga dua digit dalam beberapa tahun terakhir.

“Kebanyakan anak muda tidak bekerja,” kata Emerson Celadon, seorang mekanik berusia 25 tahun yang mendaftar dan terpilih untuk putaran berikutnya. “Saya menghasilkan sejumlah uang, tetapi … itu masih belum cukup untuk keluarga beranggotakan empat orang.”

Tidak jelas berapa penghasilan tentara, Menteri Pertahanan Jean-Marc Bernier Antoine tidak membalas pesan untuk dimintai komentar. Namun, Celadon mengatakan teman-temannya di ketentaraan mengatakan kepadanya bahwa mereka menghasilkan sekitar $300 per bulan.

Pada suatu sore baru-baru ini, Celadon bergabung dengan ratusan pria muda yang berbaris di luar bekas pangkalan PBB, dengan amplop kuning di bawah lengannya, menunggu untuk mengikuti tes pertama dari beberapa tes yang diwajibkan untuk bergabung dengan ketentaraan.

Angkatan bersenjata Haiti pernah ditakuti dan dibenci secara luas, dengan para prajurit dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan. Militer mengorganisir beberapa kudeta pada paruh kedua abad ke-20, bahkan setelah apa yang disebut "diktator seumur hidup" François Duvalier melemahkan kekuatannya.

Setelah kudeta terakhir pada tahun 1991, untuk menggulingkan mantan Presiden Jean-Bertrand Aristide, pemerintah membubarkan angkatan bersenjata pada tahun 1995. Saat itu, ada sekitar 7.000 tentara.

"Keputusan untuk mendemobilisasi tentara ... terbukti menjadi salah satu keputusan paling buruk dalam sejarah negara itu," kata Michael Deibert, penulis dua buku tentang Haiti. Ia mencatat bahwa, sebagai hasilnya, generasi pertama geng yang berpihak pada politik berakar pada akhir 1990-an dan awal 2000-an.

"Mereka melangkah ke dalam kekosongan keamanan yang ditinggalkan oleh apa yang seharusnya menjadi pasukan keamanan, yang perannya tidak pernah dapat sepenuhnya diambil alih oleh polisi Haiti," kata Deibert.

Setelah tentara dibubarkan, pemerintah membentuk Polisi Nasional Haiti dan Penjaga Pantai, yang diperkuat oleh kedatangan pasukan PBB. Setelah PBB mengakhiri operasi penjagaan perdamaiannya, tentara dipekerjakan kembali pada tahun 2017 oleh Presiden Jovenel Moïse, yang dibunuh pada bulan Juli 2021.

Baca Juga: 6 Alasan Misi Pasukan Internasional Harus Dikirim ke Haiti
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga Hadapi Invasi...
Siaga Hadapi Invasi Rusia, Trump Pindahkan 5.000 Pasukannya dari Jerman ke Polandia
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Program Istirahat Sejenak...
Program Istirahat Sejenak dari Istri Dongkrak Pendaftar Wajib Militer Thailand hingga 105 Persen
Siapa Eric Slover? Pilot...
Siapa Eric Slover? Pilot Helikopter AS yang Terluka saat Operasi Penangkapan Nicolas Maduro
50.632 Tentara Israel...
50.632 Tentara Israel Memiliki Kewarganegaraan Ganda, Ada Apa Gerangan?
20.000 Tentara Bayaran...
20.000 Tentara Bayaran Asing Bertempur Bersama Ukraina Melawan Rusia
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved