Siaga Hadapi Invasi Rusia, Trump Pindahkan 5.000 Pasukannya dari Jerman ke Polandia

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:20 WIB
loading...
Siaga Hadapi Invasi...
Siaga hadapi invasi Rusia, Trump pindahkan ribuan pasukannya dari Jerman ke Polandia. Foto/X
A A A
BERLIN - Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk memindahkan sebagian pasukan Amerika yang ditarik dari Jerman ke Polandia . Itu menyusul adanya ancaman invasi Rusia ke Polandia.

Pernyataan itu dibuat selama percakapan dengan wartawan di Gedung Putih dan sesuai dengan debat yang lebih luas tentang keseimbangan kekuatan NATO yang baru di Eropa Tengah dan Timur.

Ketika ditanya tentang kemungkinan memindahkan sebagian pasukan ke Polandia, Trump menjawab bahwa "itu mungkin," menekankan hubungan yang sangat baik dengan otoritas Polandia. Dalam pernyataannya, ia juga merujuk pada Presiden Karol Nawrocki, yang sebelumnya telah ia dukung secara terbuka.

"Polandia akan menyukainya. Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Polandia. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden [Nawrocki]. Ingat, saya mendukungnya, dan dia menang – meskipun dia tertinggal jauh, dia tetap menang. Dia seorang pejuang hebat, orang yang luar biasa, saya sangat menyukainya, jadi mungkin... saya mungkin akan melakukannya," kata Trump.



Menurut laporan media, pemerintahan AS berencana untuk menarik sekitar 5.000 pasukan dari Jerman selama enam hingga dua belas bulan ke depan. Namun, Trump mengisyaratkan bahwa skala pengurangan tersebut bisa lebih besar lagi. Saat ini, sekitar 35.000 hingga 37.000 personel militer Amerika ditempatkan di Jerman.

Beberapa hari lalu, Nawrocki menyatakan bahwa Polandia siap untuk menampung pasukan Amerika yang ditarik dari Jerman dan memiliki infrastruktur militer yang diperlukan. Warsawa memandang peningkatan pasukan AS sebagai cara untuk memperkuat keamanan regional dan sayap timur NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved