Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:16 WIB
loading...
Militer Kanada Hadapi...
Selama beberapa dekade, Militer Kanada hadapi spiral kematian. Foto/X/@ELMObrokenWings
A A A
OTAWA - Selama beberapa dekade, Kanada dipandang sebagai negara yang tertinggal secara global dalam pendanaan pertahanan. Hanya dua tahun yang lalu, rekrutmen sangat buruk sehingga mantan menteri pertahanan memperingatkan bahwa angkatan bersenjata berada dalam "spiral kematian".

Sekarang, angkatan darat Kanada tumbuh dengan kecepatan yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade, mencapai jumlah rekrutan tertinggi dalam 30 tahun dan berpotensi membalikkan kekurangan personel kronis yang telah melanda militer negara itu.

Peningkatan selama dua tahun terakhir terjadi ketika dunia bergulat dengan konflik bersenjata besar dan ketidakpastian geopolitik, dan ketika Kanada berkomitmen miliaran dolar dalam pendanaan militer baru setelah bertahun-tahun gagal memenuhi kewajiban NATO-nya.

Hal ini juga bertepatan dengan peningkatan nasionalisme yang tidak lazim yang muncul sejak Presiden AS Donald Trump menyebut Kanada sebagai "negara bagian ke-51" - pernyataan yang dipandang banyak orang sebagai ancaman terhadap kedaulatan negara dari tetangga terdekatnya.

Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit

1. Dipicu Sentimen Trump dan Perang Rusia

Charlotte Duval-Lantoine, seorang peneliti di Canadian Global Affairs Institute yang meneliti budaya militer Kanada, mengatakan bahwa meskipun mungkin ada "efek Trump" di balik peningkatan pendaftaran militer baru-baru ini, permohonan militer sudah mulai melonjak pada tahun 2022, sekitar waktu invasi Rusia ke Ukraina.

"Ketika orang melihat bahwa dunia tidak seaman sebelumnya, bahwa negara mereka mungkin berisiko… kita cenderung melihat orang bergabung dengan militer," katanya, dilansir BBC.

Konflik global bukanlah satu-satunya faktor yang mendorong peningkatan tersebut. Tingkat pengangguran kaum muda Kanada yang tinggi - yang berada di angka hampir 14% pada bulan Maret - serta janji keamanan kerja dan upah yang lebih tinggi setelah Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan kenaikan gaji terbesar untuk personel militer dalam satu generasi, juga merupakan faktor, tambah Duval-Lantoine.


2. Terjebak Antara AS dan Rusia

Terjebak di antara AS dan Rusia, Kanada harus membuktikan bahwa mereka mampu mempertahankan wilayah Arktiknya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved