Proyek Rudal Nuklir Sentinel Bikin Amerika Serikat Sakit Kepala, Ini Alasannya
Selasa, 27 Agustus 2024 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Konstruksi melibatkan, antara lain, pemasangan ribuan kilometer kabel serat optik.
Namun, menutup silo atau fasilitas komando tidak mungkin dilakukan, karena doktrin nuklir mengharuskannya tersedia pada saat itu juga. Beberapa silo mungkin juga perlu dibangun kembali dari awal.
"Skala, cakupan, dan kompleksitas proyek Sentinel adalah sesuatu yang belum pernah kami coba sebagai sebuah negara selama lebih dari 60 tahun," kata Wakil Menteri Pertahanan untuk Akuisisi dan Keberlanjutan Bill LaPlante kepada wartawan bulan lalu, bersikeras bahwa hal itu tetap harus dilakukan.
Angkatan Udara AS sedang mencari cara untuk mengurangi kompleksitas proyek, tetapi mungkin perlu waktu hingga 18 bulan untuk memutuskan perubahannya, kata LaPlante, berharap sekitar awal tahun 2025.
Penundaan seperti itu dapat menyebabkan masalah lain bagi Pentagon, menurut laporan WSJ.
Pemerintah AS telah menegosiasikan sekitar sepertiga dari transaksi real estate yang dibutuhkan untuk memasang ribuan kilometer kabel serat optik. Tetapi beberapa di antaranya mungkin perlu dikerjakan ulang mengingat jadwal baru.
Sementara itu, meningkatnya biaya konstruksi dan bahan baku telah membuat estimasi biaya awal tidak dapat diandalkan dan tidak realistis, kata seorang pejabat Pentagon.
Namun, menutup silo atau fasilitas komando tidak mungkin dilakukan, karena doktrin nuklir mengharuskannya tersedia pada saat itu juga. Beberapa silo mungkin juga perlu dibangun kembali dari awal.
"Skala, cakupan, dan kompleksitas proyek Sentinel adalah sesuatu yang belum pernah kami coba sebagai sebuah negara selama lebih dari 60 tahun," kata Wakil Menteri Pertahanan untuk Akuisisi dan Keberlanjutan Bill LaPlante kepada wartawan bulan lalu, bersikeras bahwa hal itu tetap harus dilakukan.
Angkatan Udara AS sedang mencari cara untuk mengurangi kompleksitas proyek, tetapi mungkin perlu waktu hingga 18 bulan untuk memutuskan perubahannya, kata LaPlante, berharap sekitar awal tahun 2025.
Penundaan seperti itu dapat menyebabkan masalah lain bagi Pentagon, menurut laporan WSJ.
Pemerintah AS telah menegosiasikan sekitar sepertiga dari transaksi real estate yang dibutuhkan untuk memasang ribuan kilometer kabel serat optik. Tetapi beberapa di antaranya mungkin perlu dikerjakan ulang mengingat jadwal baru.
Sementara itu, meningkatnya biaya konstruksi dan bahan baku telah membuat estimasi biaya awal tidak dapat diandalkan dan tidak realistis, kata seorang pejabat Pentagon.
(mas)
Lihat Juga :