3 Alasan Kamala Harris Bela Israel Jika Terpilih sebagai Presiden AS

Senin, 26 Agustus 2024 - 13:08 WIB
loading...
A A A

2. Kepentingan Keamanan Nasional dan Strategis AS


Kamala Harris mungkin akan mempertahankan dukungan kuat terhadap Israel karena kepentingan keamanan nasional dan strategis Amerika Serikat.

Israel merupakan sekutu penting di Timur Tengah yang berperan dalam melawan ekstremisme dan terorisme di kawasan tersebut.

Dengan mempertahankan hubungan yang kuat dengan Israel, AS dapat memastikan adanya mitra strategis yang dapat membantu dalam upaya menjaga stabilitas regional dan melawan ancaman dari "aktor-aktor" anti-Washington dan Zionis seperti Iran.

3. Pengaruh dari Komunitas Yahudi dan Lobi Pro-Israel


Dukungan dari komunitas Yahudi di Amerika Serikat dan lobi pro-Israel juga merupakan faktor yang signifikan.

Komunitas Yahudi di AS memiliki pengaruh politik dan finansial yang besar, dan banyak dari mereka mendukung kebijakan luar negeri yang menguntungkan Israel.

Sebagai seorang politisi yang paham pentingnya dukungan pemilih dan kelompok-kelompok berpengaruh, Harris mungkin akan mempertimbangkan kepentingan komunitas ini dalam kebijakan luar negeri AS.

Baru-baru ini, sebuah kelompok Muslim di AS telah menarik dukungan untuk capres Kamala Harris. Alasannya, Partai Demokrat dianggap telah membungkam pembicara pro-Palestina dalam sebuah konvensi di Chicago.

Kelompok kampanye bernama Muslim Women for Harris menyatakan telah menarik dukungannya untuk Harris dan calon wakil presiden (cawapres) Tim Walz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved