Profil Pavel Prighozin, Bos PMC Wagner Baru yang Gantikan Ayahnya Yang Tewas

Kamis, 22 Agustus 2024 - 11:20 WIB
loading...
Profil Pavel Prighozin,...
Pavel Prighozin menjadi bos PMC Wagner yang baru. Foto/east2west
A A A
MOSKOW - Putra Yevgeny Prigozhin, Pavel Prigozhin yang berusia 26 tahun akan mengambil alih ayahnya dan menjadi bos grup PMC Wagner berikutnya.

Pavel Prigozhin tampaknya mewarisi sebagian besar kekayaan ayahnya – termasuk kelompok tentara bayaran, properti, dan sekitar 100 juta euro. Dia sudah bernegosiasi dengan garda nasional Rusia, Rosgvardia, agar organisasi tentara bayaran bergabung kembali dalam pertempuran di Ukraina.

Profil Pavel Prighozin, Bos PMC Wagner Baru yang Gantikan Ayahnya Yang Tewas

1. Pernah Mendapat Medali Salib Hitam

Menurut laporan The Independent, Pavel Prigozhin, bersama ibunya Lyubov dan kakak perempuannya Polina, telah memainkan berbagai peran dalam perusahaan bisnis Prigozhin, yang diuntungkan dari hubungannya dengan elit Rusia,

Putra Prigozhin juga telah bertempur dengan Pasukan Wagner di Suriah dan dianugerahi "salib hitam" kelompok tersebut sebagai pengakuan atas pengabdiannya di militer.

Menurut Departemen Keuangan AS, ia telah mengendalikan beberapa perusahaan dan kompleks real estat mewah di St Petersburg. Ia juga telah dikenai sanksi oleh banyak negara, termasuk Kanada, AS, dan Inggris.

Baca Juga: Ukraina Klaim Sukses Bangun Zona Penyangga, Rusia Makin Tak Berdaya?

2. Berpegang pada Surat Wasiat

Melansir News18, kelompok Wagner tidak memiliki pemimpin yang jelas sejak kematian Yevgeny Prigozhin. Kelompok pro-Wagner telah mengedarkan surat wasiat secara daring yang menyatakan bahwa Pavel harus mewarisi properti dan milisi kelompok tersebut. Pavel telah mengatakan pada bulan September 2023 bahwa ia telah menerima surat wasiat dan ketentuan-ketentuannya.

Munculnya Pavel Prigozhin sebagai kepala baru muncul setelah beberapa pejuang Wagner bereaksi negatif terhadap Vladimir Putin yang merangkul mantan komandan senior Wagner, Andrei Troshev, yang dikenal dengan tanda panggilannya "Sedoi" atau rambut abu-abu.

Pilihan untuk Pavel Prigozhin muncul karena "beberapa personel Wagner tertarik untuk mendukung alternatif yang terkait dengan Prigozhin untuk menggantikan Troshev yang berpihak pada Kremlin dan Kementerian Pertahanan, meskipun alternatif tersebut bukanlah entitas independen," kata Institut Studi Perang (ISW).

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved