Parlemen Ukraina Setujui Larangan Kegiatan Gereja Ortodoks Rusia
Rabu, 21 Agustus 2024 - 11:30 WIB
loading...
Biara Gua, juga dikenal sebagai Kyiv-Pechersk Lavra, salah satu situs tersuci bagi umat Kristen Ortodoks Timur, di Kiev, Ukraina. Foto/AP/Efrem Lukatsky
A
A
A
KIEV - Parlemen Ukraina melarang kegiatan kelompok agama yang terkait dengan Gereja Ortodoks Rusia atau kelompok agama lain yang mendukung invasi Rusia.
Tindakan ini secara luas dianggap menargetkan lembaga agama Ukraina, meskipun lembaga tersebut mengklaim kemerdekaan dari Moskow.
Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut menciptakan perangkat hukum bagi pemerintah untuk melarang kegiatan kelompok agama apa pun yang dianggap terlalu dekat hubungannya dengan Rusia atau mendukung invasinya ke Ukraina.
Verkhovna Rada menyetujui RUU tersebut pada Selasa (20/8/2024) dengan 265 suara setuju dan hanya 29 yang menentang.
Larangan eksplisit terhadap Gereja Ortodoks Rusia dianggap ditujukan pada Gereja Ortodoks Ukraina (UOC), yang secara historis telah terkait dengan gereja Rusia.
UOC telah menyatakan kesetiaannya kepada Ukraina dan menegaskan mereka telah melepaskan diri dari otoritas Gereja Ortodoks Rusia.
Tindakan ini secara luas dianggap menargetkan lembaga agama Ukraina, meskipun lembaga tersebut mengklaim kemerdekaan dari Moskow.
Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut menciptakan perangkat hukum bagi pemerintah untuk melarang kegiatan kelompok agama apa pun yang dianggap terlalu dekat hubungannya dengan Rusia atau mendukung invasinya ke Ukraina.
Verkhovna Rada menyetujui RUU tersebut pada Selasa (20/8/2024) dengan 265 suara setuju dan hanya 29 yang menentang.
Larangan eksplisit terhadap Gereja Ortodoks Rusia dianggap ditujukan pada Gereja Ortodoks Ukraina (UOC), yang secara historis telah terkait dengan gereja Rusia.
UOC telah menyatakan kesetiaannya kepada Ukraina dan menegaskan mereka telah melepaskan diri dari otoritas Gereja Ortodoks Rusia.
Lihat Juga :