FBI Tuding Iran Meretas Kampanye Trump
Rabu, 21 Agustus 2024 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Kedua sekutu tersebut bersiap menghadapi pembalasan Iran atas pembunuhan ganda Israel terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran dan kepala militer Hizbullah Fuad Shukr di Beirut.
Tim kampanye Harris mengatakan pada 13 Agustus bahwa mereka juga telah menjadi sasaran peretas asing, tetapi tidak memberikan indikasi negara mana yang diyakini berada di balik upaya tersebut.
"Pada bulan Juli, tim hukum dan keamanan kampanye diberitahu FBI bahwa kami menjadi sasaran operasi pengaruh aktor asing," ujar seorang pejabat kampanye Harris kepada AFP.
Google mengatakan bulan ini bahwa peretas yang didukung Iran menargetkan kampanye presiden Partai Demokrat dan Republik.
Kelompok peretas yang dikenal sebagai APT42 yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran mengincar individu dan organisasi terkemuka di Israel dan Amerika Serikat, termasuk pejabat pemerintah dan kampanye politik, menurut laporan ancaman yang dirilis Google.
Kelompok analisis ancaman Google terus melihat upaya yang gagal dari APT42 untuk membahayakan akun pribadi individu yang berafiliasi dengan Biden, Harris, dan Trump, menurut laporan itu.
Baca juga: Pejabat Katolik AS: Penjualan Gereja Bersejarah kepada Umat Islam Bukan Masalah Besar
Tim kampanye Harris mengatakan pada 13 Agustus bahwa mereka juga telah menjadi sasaran peretas asing, tetapi tidak memberikan indikasi negara mana yang diyakini berada di balik upaya tersebut.
"Pada bulan Juli, tim hukum dan keamanan kampanye diberitahu FBI bahwa kami menjadi sasaran operasi pengaruh aktor asing," ujar seorang pejabat kampanye Harris kepada AFP.
Google mengatakan bulan ini bahwa peretas yang didukung Iran menargetkan kampanye presiden Partai Demokrat dan Republik.
Kelompok peretas yang dikenal sebagai APT42 yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran mengincar individu dan organisasi terkemuka di Israel dan Amerika Serikat, termasuk pejabat pemerintah dan kampanye politik, menurut laporan ancaman yang dirilis Google.
Kelompok analisis ancaman Google terus melihat upaya yang gagal dari APT42 untuk membahayakan akun pribadi individu yang berafiliasi dengan Biden, Harris, dan Trump, menurut laporan itu.
Baca juga: Pejabat Katolik AS: Penjualan Gereja Bersejarah kepada Umat Islam Bukan Masalah Besar
(sya)
Lihat Juga :