Lukashenko: Warga Ukraina akan Segera Melihat Barat Memperalat Mereka
Selasa, 20 Agustus 2024 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Lukashenko menekankan, “Hampir tiga perempat warga Ukraina membenci Zelensky, karena dia menjanjikan satu hal dan melakukan hal lain; karena orang-orang sekarat."
Zelensky merupakan mantan aktor yang terpilih sebagai presiden Ukraina pada tahun 2019 dengan janji akan menemukan penyelesaian konflik secara damai dengan republik-republik Donbass. Namun dia dengan cepat akhirnya mengadopsi kebijakan yang sama bermusuhannya seperti pendahulunya.
Lukashenko mengatakan dia telah memperingatkan Zelensky bahwa Barat itu plin-plan.
“Seorang presiden baru di AS mungkin menolak untuk menghormati pengaturan lama, dan bahkan jika Inggris memberinya cukup uang untuk membeli rumah besar di suatu tempat, kemungkinan besar intelijen Ukraina akan membunuhnya sebagai pengkhianat,” klaim pemimpin Belarusia tersebut.
Sebagai contoh bagi warga Ukraina tentang apa yang tidak boleh dilakukan, presiden Belarusia menunjuk Armenia, yang pemerintahnya baru-baru ini beralih ke AS dan Prancis.
"Tetapi kebijakan macam apa itu?" ujar Lukashenko. "Prancis? (Emmanuel) Macron? Macron akan pergi besok dan semua orang akan melupakan Armenia. Sama seperti yang terjadi di Afghanistan ketika AS menarik diri,” imbuh dia, merujuk pada peristiwa tiga tahun lalu.
Zelensky merupakan mantan aktor yang terpilih sebagai presiden Ukraina pada tahun 2019 dengan janji akan menemukan penyelesaian konflik secara damai dengan republik-republik Donbass. Namun dia dengan cepat akhirnya mengadopsi kebijakan yang sama bermusuhannya seperti pendahulunya.
Lukashenko mengatakan dia telah memperingatkan Zelensky bahwa Barat itu plin-plan.
“Seorang presiden baru di AS mungkin menolak untuk menghormati pengaturan lama, dan bahkan jika Inggris memberinya cukup uang untuk membeli rumah besar di suatu tempat, kemungkinan besar intelijen Ukraina akan membunuhnya sebagai pengkhianat,” klaim pemimpin Belarusia tersebut.
Sebagai contoh bagi warga Ukraina tentang apa yang tidak boleh dilakukan, presiden Belarusia menunjuk Armenia, yang pemerintahnya baru-baru ini beralih ke AS dan Prancis.
"Tetapi kebijakan macam apa itu?" ujar Lukashenko. "Prancis? (Emmanuel) Macron? Macron akan pergi besok dan semua orang akan melupakan Armenia. Sama seperti yang terjadi di Afghanistan ketika AS menarik diri,” imbuh dia, merujuk pada peristiwa tiga tahun lalu.
Lihat Juga :