Lukashenko: Warga Ukraina akan Segera Melihat Barat Memperalat Mereka
Selasa, 20 Agustus 2024 - 18:45 WIB
loading...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Foto/sputnik
A
A
A
MINSK - Rakyat Ukraina pada akhirnya akan menyadari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya telah memperlakukan mereka sebagai umpan meriam, menurut Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.
Dalam wawancara dengan Russia 1 TV yang dirilis pada Minggu (18/8/2024), Lukashenko berpendapat Presiden Ukraina Vladimir Zelensky telah kehilangan dukungan dari rakyat Ukraina dan sebagian besar “nasionalis fanatik” yang pernah mengatur agenda di Kiev telah meninggal sekarang.
“Ketika mereka menyadari bahwa mereka hanya digunakan dan kemudian dibuang, begitu Ukraina menyadarinya, mereka akan mendatangi kami,” ujar Lukashenko.
Dia menjelaskan, “Kami akan membangun kembali semua yang telah hancur tetapi dengan standar yang lebih tinggi.”
Menurut presiden Belarusia, Barat ingin mengubah pria Ukraina menjadi umpan meriam dan wanita mereka menjadi budak seks.
“Wanita Ukraina yang cantik hanya mencari nafkah melalui prostitusi. Dan pria digunakan dengan cara apa pun yang mereka (Barat) inginkan,” tegas Lukashenko. “Sekarang mereka ingin menempatkan mereka di garis depan.”
Dalam wawancara dengan Russia 1 TV yang dirilis pada Minggu (18/8/2024), Lukashenko berpendapat Presiden Ukraina Vladimir Zelensky telah kehilangan dukungan dari rakyat Ukraina dan sebagian besar “nasionalis fanatik” yang pernah mengatur agenda di Kiev telah meninggal sekarang.
“Ketika mereka menyadari bahwa mereka hanya digunakan dan kemudian dibuang, begitu Ukraina menyadarinya, mereka akan mendatangi kami,” ujar Lukashenko.
Dia menjelaskan, “Kami akan membangun kembali semua yang telah hancur tetapi dengan standar yang lebih tinggi.”
Menurut presiden Belarusia, Barat ingin mengubah pria Ukraina menjadi umpan meriam dan wanita mereka menjadi budak seks.
“Wanita Ukraina yang cantik hanya mencari nafkah melalui prostitusi. Dan pria digunakan dengan cara apa pun yang mereka (Barat) inginkan,” tegas Lukashenko. “Sekarang mereka ingin menempatkan mereka di garis depan.”
Lihat Juga :