Pejabat Inggris Mundur, Protes Penjualan Senjata ke Israel: 'Ini Kejahatan Perang!'
Selasa, 20 Agustus 2024 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
“Saya telah menulis surat kepada Menteri Luar Negeri untuk memberitahukan pengunduran diri saya dan mendesaknya untuk segera meninjau pendekatan Inggris terhadap situasi di Gaza. Saya sangat berharap dia akan mendengarkan kekhawatiran Pegawai Negeri Sipil tentang masalah ini dan membuat perubahan yang diperlukan," imbuh Smith.
Sejak 2008, Inggris telah memberikan lisensi untuk ekspor senjata ke Israel senilai total £574 juta (USD727 juta), menurut Campaign Against Arms Trade (CAAT).
Pemerintah Inggris baru-baru ini mengecilkan skala pasokan, menyebutnya “relatif kecil” sebesar £42 juta (USD53 juta) pada tahun 2022.
Israel telah berulang kali membantah melanggar hukum humaniter internasional di Gaza.
Menanggapi kasus-kasus perbedaan pendapat sebelumnya oleh pejabat Barat atas kebijakan dan pasokan senjata, pemerintah Israel mengatakan bahwa mereka bertindak untuk mengalahkan Hamas sebagai “organisasi teroris genosida yang melakukan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan”.
Pada bulan Mei, jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengajukan surat perintah penangkapan untuk perdana menteri dan menteri pertahanan Israel, serta untuk para pemimpin Hamas, atas kejahatan perang, namun surat perintah tersebut belum dikeluarkan.
Sejak 2008, Inggris telah memberikan lisensi untuk ekspor senjata ke Israel senilai total £574 juta (USD727 juta), menurut Campaign Against Arms Trade (CAAT).
Pemerintah Inggris baru-baru ini mengecilkan skala pasokan, menyebutnya “relatif kecil” sebesar £42 juta (USD53 juta) pada tahun 2022.
Israel telah berulang kali membantah melanggar hukum humaniter internasional di Gaza.
Menanggapi kasus-kasus perbedaan pendapat sebelumnya oleh pejabat Barat atas kebijakan dan pasokan senjata, pemerintah Israel mengatakan bahwa mereka bertindak untuk mengalahkan Hamas sebagai “organisasi teroris genosida yang melakukan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan”.
Pada bulan Mei, jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengajukan surat perintah penangkapan untuk perdana menteri dan menteri pertahanan Israel, serta untuk para pemimpin Hamas, atas kejahatan perang, namun surat perintah tersebut belum dikeluarkan.
(mas)
Lihat Juga :