AS Ancam Israel, Blinken: Ini Kesempatan Terakhir untuk Genjata Senjata

Senin, 19 Agustus 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Ia bertemu langsung dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama 2,5 jam pada hari Senin dan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Yoav Gallant di kemudian hari.

Perang dimulai pada tanggal 7 Oktober ketika militan yang dipimpin Hamas menerobos masuk ke Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik sekitar 250 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 110 orang diyakini masih berada di Gaza, meskipun otoritas Israel mengatakan sekitar sepertiganya tewas. Lebih dari 100 sandera dibebaskan pada bulan November selama gencatan senjata selama seminggu.

Serangan balik Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat, dan menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut.

Akhir minggu lalu, tiga negara yang menjadi penengah gencatan senjata yang diusulkan — Mesir, Qatar, dan AS — melaporkan kemajuan kesepakatan di mana Israel akan menghentikan sebagian besar operasi militer di Gaza dan membebaskan sejumlah tahanan Palestina dengan imbalan pembebasan sandera.

Sesaat sebelum Blinken tiba di Tel Aviv pada hari Minggu, Netanyahu mengatakan dalam sebuah rapat Kabinet bahwa ada beberapa area yang memungkinkan Israel bersikap fleksibel dan beberapa area yang tidak disebutkan di mana Israel tidak akan bersikap fleksibel. "Kami sedang melakukan negosiasi dan bukan skenario di mana kami hanya memberi dan memberi," katanya.

Proposal yang terus berkembang tersebut menyerukan proses tiga fase di mana Hamas akan membebaskan semua sandera yang diculik selama serangannya pada tanggal 7 Oktober. Sebagai gantinya, Israel akan menarik pasukannya dari Gaza dan membebaskan tahanan Palestina.

Hamas menuduh Israel menambahkan tuntutan baru agar Israel mempertahankan kehadiran militer di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir untuk mencegah penyelundupan senjata dan di sepanjang garis yang membelah wilayah tersebut sehingga Israel dapat menggeledah warga Palestina yang kembali ke rumah mereka di utara. Israel mengatakan bahwa itu bukanlah tuntutan baru, tetapi klarifikasi dari proposal sebelumnya.

Baca Juga: Hamas Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Bom di Tel Aviv, Siapkan Banyak Kejutan

Para pejabat mengatakan AS telah mengajukan proposal untuk menjembatani semua kesenjangan yang tersisa antara posisi Israel dan Hamas. Tanggapan formal terhadap garis besar AS diharapkan minggu ini dan dapat mengarah pada deklarasi gencatan senjata kecuali perundingan gagal, seperti yang telah terjadi pada beberapa upaya sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved