Ukraina Klaim Sukses Bangun Zona Penyangga, Rusia Makin Tak Berdaya?

Senin, 19 Agustus 2024 - 20:55 WIB
loading...
A A A
Serangan terhadap jembatan-jembatan di kawasan itu dalam hitungan hari terjadi saat Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan yang dimulai pada 6 Agustus.

Pada hari Jumat, Ukraina mengatakan telah menyerang sebuah jembatan di kota Glushkovo, Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memuji serangan itu dan menyatakan tujuannya untuk pertama kalinya.

“Sekarang tugas utama kami dalam operasi pertahanan secara keseluruhan: menghancurkan potensi perang Rusia sebanyak mungkin dan melakukan tindakan serangan balik yang maksimal. Ini termasuk menciptakan zona penyangga di wilayah penyerang,” katanya dalam pidato malamnya pada hari Minggu.

Baca Juga: Ukraina Awalnya Merahasiakan Invasi ke Kursk dari Barat, Berikut 3 Pemicunya

Zona penyangga yang diharapkan pasukan Ukraina untuk diciptakan adalah “agar Rusia tidak bisa mendekati perbatasan terlalu dekat dan menggunakan artileri dan serangan udara di sana”, katanya.

Pada hari Senin, Zelenskyy mengklaim Ukraina mencapai tujuannya dalam serangan dua minggunya.

Menurut situs berita Mash Rusia, serangan itu hanya menyisakan satu jembatan di daerah itu yang utuh, yang berpotensi mempersulit upaya Moskow untuk mengisi kembali pasukannya dan mengevakuasi warga sipil.

Serangan itu dimulai dengan tank dan kendaraan lapis baja lainnya, serangan terbesar terhadap Rusia sejak Perang Dunia II.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved