Pangeran Mohammed Bin Salman Klaim Saudi Sukses Atasi Ketergantungan terhadap Industri Minyak

Minggu, 18 Agustus 2024 - 17:15 WIB
loading...
Pangeran Mohammed Bin...
Mohammed Bin Salman mengklaim Saudi sukses atasi ketergantungan terhadap industri minyak. Foto/AP
A A A
RIYADH - Arab Saudi bermaksud untuk mengarahkan lebih sedikit dari investasi strategisnya senilai USD1 triliun ke industri minyaknya daripada yang diharapkan sebelumnya. Itu menunjukkan Visi 2030 yang digaungkan oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman.

Menurut laporan bank investasi terkemuka Amerika Goldman Sachs, rencana belanja modal [capex] Arab Saudi ditetapkan menjadi "siklus belanja modal super" senilai ISD1 triliun untuk investasi di enam sektor strategis kerajaan pada tahun 2030.

Namun, sebagai bagian dari rencana tersebut, "industri minyak kemungkinan akan menerima porsi yang lebih kecil dari perkiraan sebelumnya", demikian pernyataan laporan tersebut. Alih-alih menghabiskan 66 persen investasi di sektor non-minyak, Arab Saudi dilaporkan akan menghabiskan sekitar 73 persennya di sektor-sektor tersebut, demikian pernyataan Faisal AlAzmeh – direktur eksekutif Goldman Sachs yang berfokus pada sumber daya alam dan infrastruktur Timur Tengah – dalam laporan tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Ledakan Bom Atom Kotor yang Akan Dilakukan Ukraina?

Kabarnya, hal itu terjadi di bawah arahan dari Kementerian Energi Arab Saudi, yang dapat memangkas belanja modal di sektor minyak kerajaan tersebut sebesar $40 miliar antara tahun 2024 dan 2028.

Rencana tersebut muncul pada saat Riyadh semakin gencar mengambil langkah untuk memperluas diversifikasi ekonominya, mengembangkan ekonominya lebih jauh dari minyak di tengah prediksi lama bahwa sumber daya tersebut akan segera habis dalam beberapa dekade mendatang.

Selain itu, Saudi juga mampu meningkatkan metode produksi energi yang tidak terlalu bergantung pada hasil karbon. "Kontributor utama untuk tujuan tersebut, seperti yang dicatat AlAzmeh, adalah melalui gas alam, demikian laporan tersebut.

Namun, Saudi tersebut mungkin menghadapi serangkaian tantangan dalam pendanaan 'siklus belanja modal super' itu, dengan laporan yang mengutip analis yang memperkirakan bahwa negara Teluk itu akan memiliki kesenjangan pendanaan sekitar USD25 miliar per tahun. "Arab Saudi harus memanfaatkan sumber pembiayaan alternatif", kata laporan itu, dilansir Middle East Monitor.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
5 Strategi Pangeran...
5 Strategi Pangeran Mohammed bin Salman Produksi Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved