Sebut AKP sebagai Partai Teroris, Anggota Parlemen Oposisi Turki Adu Jotos saat Sidang
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia telah dijatuhi hukuman tahun sebelumnya selama 18 tahun penjara karena perannya dalam protes antipemerintah pada tahun 2013, yang menantang kekuasaan Erdogan, yang saat itu menjadi perdana menteri Turki.
Sejak terpilih, Atalay telah berjuang untuk menduduki kursi parlemen, yang disertai kekebalan dari tuntutan hukum dan akan membuatnya dibebaskan dari penjara Marmara. Ia mengatakan akan kembali ke penjara setelah masa jabatannya berakhir.
Meskipun ia telah memperoleh putusan yang berhasil dari Mahkamah Konstitusi, putusan tersebut diabaikan oleh pengadilan yang lebih rendah, yang memicu krisis peradilan dan mengobarkan rasa ketidakadilan di antara para pendukungnya.
Dalam putusan ketiga yang mendukung Atalay, Mahkamah Konstitusi pada tanggal 1 Agustus mengatakan keputusan untuk mencabut status parlementernya adalah "batal demi hukum."
Baca Juga: Warga Israel Diperingatkan Tidak Pergi ke Turki, Armenia, Azerbaijan, dan Turkmenistan
Partai-partai oposisi kemudian menuntut sesi khusus untuk membahas kasus tersebut.
Sejak terpilih, Atalay telah berjuang untuk menduduki kursi parlemen, yang disertai kekebalan dari tuntutan hukum dan akan membuatnya dibebaskan dari penjara Marmara. Ia mengatakan akan kembali ke penjara setelah masa jabatannya berakhir.
Meskipun ia telah memperoleh putusan yang berhasil dari Mahkamah Konstitusi, putusan tersebut diabaikan oleh pengadilan yang lebih rendah, yang memicu krisis peradilan dan mengobarkan rasa ketidakadilan di antara para pendukungnya.
Dalam putusan ketiga yang mendukung Atalay, Mahkamah Konstitusi pada tanggal 1 Agustus mengatakan keputusan untuk mencabut status parlementernya adalah "batal demi hukum."
Baca Juga: Warga Israel Diperingatkan Tidak Pergi ke Turki, Armenia, Azerbaijan, dan Turkmenistan
Partai-partai oposisi kemudian menuntut sesi khusus untuk membahas kasus tersebut.
Lihat Juga :