Fisikawan Rusia Desak Putin Mengebom Nuklir Ukraina untuk Percepat Perang

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Hubungan antara Washington dan Moskow semakin tegang akibat keputusan Putin untuk melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Para pejabat Rusia secara rutin menuduh NATO terlibat dalam perang tersebut dengan memberikan bantuan dan senjata kepada Kyiv.

Volyntsev mengatakan kepada Novaya Gazeta bahwa dia meminta Putin untuk mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir dalam perang "untuk mencapai semua tujuan lebih cepat", mengingat konflik telah berkecamuk selama tiga tahun.

"Situasi di garis depan telah menjadi sangat macet dan berlarut-larut," katanya, seraya menambahkan bahwa Moskow telah gagal melakukan "tindakan militer terobosan besar."

Baca Juga: Arsip Rahasia Ungkap 32 Lokasi Berbagai Negara Jadi Target Rudal Nuklir Rusia

"Meskipun Rusia memiliki keuntungan, kami bergerak cukup lambat," kata fisikawan itu.

"Orang-orang [Rusia] memiliki pertanyaan: kapan kami akhirnya akan menyelesaikan dan mencapai apa yang kami inginkan?" tanyanya.

"Kedua, kita harus menanggung serangan teroris di tanah Rusia, dan serangan ini sebenarnya diorganisir oleh Barat, dengan bantuan senjata Barat, dengan bantuan sumber daya intelijen mereka, bahkan dengan partisipasi langsung dari kolektif Barat. Dan kita tidak menanggapi. Dan di sini orang-orang punya pertanyaan: mengapa tidak menanggapi dengan benar, kita adalah kekuatan nuklir?"

Volyntsev mengusulkan penggunaan senjata nuklir untuk menyerang Terowongan Beskydy Ukraina, jalur kereta api di wilayah Lviv yang dilaporkan digunakan untuk mengangkut senjata Barat yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved