Pejabat AS Yakin Israel Tidak akan Pernah Hancurkan Hamas

Kamis, 15 Agustus 2024 - 19:15 WIB
loading...
Pejabat AS Yakin Israel...
Pejuang Hamas menghadiri prosesi pemakaman pejabat Hamas Samer al-Haj yang tewas akibat serangan drone Israel, di kamp pengungsi Palestina Ein el-Hilweh, kota pelabuhan selatan Sidon, 10 Agustus 2024. Foto/AP/Mohammed Zaatari
A A A
WASHINGTON - Semakin banyak pejabat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan bersikeras meskipun Hamas rusak parah akibat serangan militer Israel, rezim Zionis "tidak akan pernah bisa melenyapkan kelompok itu sepenuhnya."

“Pemboman yang terus-menerus dilakukan pasukan Israel (IDF) hanya meningkatkan risiko bagi warga sipil Gaza, sementara kemungkinan Hamas semakin melemah telah berkurang,” papar sumber tersebut juga berpendapat, seperti yang dilaporkan.

Klaim tersebut menyusul Hamas yang mengumumkan mereka tidak akan ikut serta dalam pembicaraan tidak langsung mengenai gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera yang akan dilanjutkan di Doha, Qatar pada tanggal 15 Agustus 2024.

Kelompok Palestina tersebut menegaskan mereka menginginkan peta jalan untuk melaksanakan perjanjian tersebut dan "tidak akan terlibat dalam negosiasi demi negosiasi untuk memberikan perlindungan bagi Israel agar melanjutkan perangnya."

AS, Qatar, dan Mesir sebelumnya mendesak Israel dan Hamas untuk melanjutkan diskusi mendesak guna "menutup semua celah yang tersisa" dan mulai melaksanakan perjanjian gencatan senjata di Gaza tanpa "penundaan lebih lanjut."

Seruan itu muncul di tengah kegagalan selama berbulan-bulan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Pemboman berkelanjutan Israel telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Baca juga: Trump Bahas Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza dengan PM Israel Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved