2 Jet Tempur Rafale Prancis Tabrakan di Udara, 2 Pilot Tewas
Kamis, 15 Agustus 2024 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Itu diyakini sebagai kecelakaan pertama Rafale.
Pada bulan September 2009, dua pesawat Rafale jatuh saat terbang kembali ke kapal induk Charles de Gaulle di lepas pantai Perpignan setelah menyelesaikan uji terbang. Seorang pilot tewas.
Prancis telah menjual Rafale ke Mesir, India, Yunani, Indonesia, Kroasia, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Lecornu mengatakan pada bulan Januari bahwa Prancis telah memesan 42 jet tempur Rafale baru, dengan yang pertama akan dikirimkan pada tahun 2027.
Militer Prancis kini telah memesan lebih dari 230 Rafale sejak jet tersebut mulai beroperasi.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mendesak produsen pertahanan untuk meningkatkan produksi dan inovasi karena Eropa berupaya meningkatkan pasokan senjata untuk mendukung Ukraina, yang telah berjuang melawan invasi Rusia, yang kini memasuki tahun ketiga.
Pada bulan September 2009, dua pesawat Rafale jatuh saat terbang kembali ke kapal induk Charles de Gaulle di lepas pantai Perpignan setelah menyelesaikan uji terbang. Seorang pilot tewas.
Prancis telah menjual Rafale ke Mesir, India, Yunani, Indonesia, Kroasia, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Lecornu mengatakan pada bulan Januari bahwa Prancis telah memesan 42 jet tempur Rafale baru, dengan yang pertama akan dikirimkan pada tahun 2027.
Militer Prancis kini telah memesan lebih dari 230 Rafale sejak jet tersebut mulai beroperasi.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mendesak produsen pertahanan untuk meningkatkan produksi dan inovasi karena Eropa berupaya meningkatkan pasokan senjata untuk mendukung Ukraina, yang telah berjuang melawan invasi Rusia, yang kini memasuki tahun ketiga.
(mas)
Lihat Juga :